POSSINDO.COM, Pulang Pisau - Perayaan satu tahun kepemimpinan Bupati Ahmad Rifa’i dan Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta resmi digelar di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Pulang Pisau pada Minggu (22/03/2026).
Perayaan satu tahun ini diisi dengan dialog bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah, dan media, kemudian dilanjutkan dengan buka bersama.
Kegiatan yang bertepatan pada bulan Ramadan tersebut dimaknai sebagai momen refleksi diri sejauh mana pembangunan Pulang Pisau yang telah mereka capai.
Bagi Rifa’i dan Jayadi, masukan dari semua pihak menjadi hal yang penting sebagai bahan evaluasi dan arah kebijakan ke depan.
Setelah melaksanakan dialog, kegiatan berlanjut dengan acara buka bersama. Hal ini menjadi momen hangat untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam membangun Pulang Pisau yang lebih baik.
Usai kegiatan, Ahmad Rifa’i dalam keterangannya kepada awak media mengatakan bahwa ia bersama wakil bupati akan terus berkomitmen untuk fokus menyelesaikan berbagai masalah yang menjadi keluhan masyarakat.
“Fokus kita di 2026 adalah menuntaskan masalah Sebangau yang dikeluhkan warga transmigrasi, melanjutkan jalan menuju Cemantan, serta menyelesaikan pembangunan rest area untuk mengatasi parkir liar truk yang melintas di Pulang Pisau,” ucap Rifa’i.
Selain keluhan infrastruktur, ia juga menambahkan sektor penting lainnya seperti pendidikan dan kesehatan akan terus dipastikan dalam kepemimpinan mereka. Hal ini ditandai dengan ketegasan Rifa’i dalam mengelola Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi sektor tersebut.
“Kesehatan punya DAK (Dana Alokasi Khusus) sendiri, pendidikan juga punya DAK sendiri. Artinya DAK mereka tidak kita otak-atik, difokuskan untuk mereka semua, tidak kita ganggu,” tegas Rifa’i.
Berkaitan dengan efisiensi, baginya bukan sebuah hambatan dalam memaksimalkan pembangunan. Rifa’i mengatakan manajemen anggaran yang efektif menjadi solusi dibanding hanya mengeluh karena keterbatasan anggaran.
“Kita tidak boleh bicara bahwa anggaran itu tidak mencukupi. Anggaran itu cukup, asalkan dikelola seefisien mungkin, tepat guna, dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Melalui perayaan satu tahun kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati tersebut yang diisi dengan dialog dan buka bersama, diharapkan bukan hanya sebatas perayaan seremonial, tetapi menjadi momen refleksi yang dapat meningkatkan sinergi pembangunan dalam mensejahterakan masyarakat Bumi Handep Hapakat.(Dk)

