
Khotib Wakil Ketua PDM Kapuas Saifudin,SE saat menyampaikan
khotbah shalat gerhana bulan. Selasa (3/3/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, Kapuas - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Muhammadiyah Al-Ihsan Kapuas menggelar sholat gerhana bulan, Selasa (3/3/2026). Sholat gerhana bulan di laksanakan setelah sholat maghrib, bertindak sebagai iman Ustadz Wildan dan khotib Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas Saifudin,SE, terang pengurus DKM Al-Ihsan Kapuas H.Sapto Subagio.
Dalam khotbahnya Saifudin menegaskan , bahwa gerhana adalah momentum berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berdoa, istighfar,dan sedekah menjadi ibadah yang seolah-olah menemukan ruangnya yang paling hening dibawah cahaya bulan yang redup.
Dalam pandangan Islam,gerhana adalah bagian dari sunnatulllah, hukum alam yang telah ditetapkan Allah dengan sangat teliti. Dalam pandangan iman, peristiwa gerhana bukan sekedar bayangan kosmik, melainkan tanda kebesaran Allah yang menghadirkan pesam spiritual.
Gerhana bulan memang berlansung singkat. Namun bagi yang mau merenung, peristiwa gerhana menyimpan pelajaran yang abadi. Peristiwa gerhana mengajak manusia untuk berzikir, memohon ampunan , dan bersedekah. Persistiwa ini juga meneguhkan kesadaran bahwa jagad raya ini tidak berjalan sendiri, melainkan diatur dengan sempurna oleh Allah.
Ketika cahaya bulan perlahan kembali merekah setelah tertutup kegelapan, seakan tersampaikan pesan lembut , hidup selalu punya kesempatan untuk terang kembali. Maka setiap kali kita menatap gerhana bulan ,sejatinya kita sedang menatap pantulan iman . Iman yang diuji, redup sejenak, namun selalu berpeluang bersinar lebih terang, pungkas Saifudin. (ss)