
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Rosi Wahyuni.Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Panggung ekspresi dan kreativitas bagi kelompok anak usia dini di Kabupaten Barito Utara digelar secara semarak sebagai bentuk penghormatan terhadap hari emansipasi nasional.
Langkah penanaman karakter dan literasi budaya sejak usia belia tersebut dikemas melalui serangkaian perlombaan edukatif yang diarsiteki oleh jajaran PP-PAUD Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Rabu (29/4/2026) ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang seremonial tahunan, melainkan menjadi fondasi krusial dalam membentuk mentalitas generasi emas yang berani, kompetitif, dan cinta tanah air.
Apresiasi mendalam serta dukungan moril atas terselenggaranya festival anak tersebut disuarakan secara terbuka oleh pihak parlemen daerah yang hadir memantau jalannya acara. “Peringatan Hari Kartini ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan semangat belajar kepada anak-anak sejak dini,” kata Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Barito Utara, Rosi Wahyuni, Rabu (29/4/2026).
Berdasarkan data statistik kepesertaan di lapangan, jalannya festival ini disambut dengan penuh riuh dan antusiasme tinggi oleh ratusan murid perwakilan PAUD dari seluruh penjuru wilayah kecamatan.
Beberapa klaster perlombaan yang sukses mencuri perhatian di antaranya adalah panggung peragaan busana atau fashion show bertema kebaya Kartini dan baju adat nusantara yang diserbu oleh 96 kontestan cilik, serta lomba lantunan lagu nasional yang diikuti oleh 17 kelompok paduan suara.
Tidak ketinggalan, barisan tenaga pendidik pun ikut ambil bagian memperlihatkan kekompakan lewat ajang yel-yel antarsekolah hingga lomba pembacaan puisi khusus guru yang diramaikan oleh 17 peserta.
Rosi Wahyuni yang juga menduduki fungsionaris di Komisi III DPRD Barito Utara ini menambahkan bahwa esensi perjuangan RA Kartini merupakan simbol abadi bahwa penguasaan ilmu pengetahuan adalah instrumen mutlak dalam memutus rantai keterbelakangan bangsa.
Sanjungan serta penghormatan yang tinggi juga disematkan oleh srikandi parlemen ini kepada segenap jajaran asisten serta guru pendamping yang tanpa lelah mencurahkan kasih sayang serta ketulusan dalam mengasuh tunas bangsa.
Politisi dari Partai Hanura DPRD Barito Utara tersebut menilai kompetensi karakter, adab, serta kecerdasan emosional anak yang terbentuk pada masa emas ini sepenuhnya merupakan buah dari investasi kesabaran para guru di dalam kelas.
Di samping urusan pematangan bakat, momentum berkumpulnya elemen pendidikan ini dinilai sanggup merekatkan kembali ikatan kemitraan yang harmonis antara wali murid dan pihak sekolah.
Sinergi yang seimbang di dalam lingkungan rumah dan madrasah dipercaya menjadi kunci utama bagi optimalisasi tumbuh kembang fisik dan psikis anak secara sehat. Menutup keterangannya, dewan berharap wadah kreatif serupa dapat digelar secara periodik dan merata. (Dk)