Manyipet Jadi Daya Tarik Festival Budaya Kapuas, Wabup Tekankan Pelestarian Tradisi

 

Wakil Bupati Kapuas secara resmi membuka lomba manyipet dalam rangka Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung Tahun 2026, ditandai dengan penyerahan sumpit kepada peserta di Kuala Kapuas, Kamis (9/4/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Suasana Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung Tahun 2026 semakin semarak dengan digelarnya lomba manyipet yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kapuas, Kamis (9/4/2026).

Pembukaan lomba ini menjadi simbol dimulainya salah satu cabang olahraga tradisional yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Dayak. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan puluhan peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga perwakilan instansi dan komunitas.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas menegaskan bahwa manyipet bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari identitas budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya di tengah arus modernisasi.

Ia menyebut, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga warisan leluhur agar tidak tergerus perkembangan zaman. Oleh karena itu, kegiatan seperti festival budaya dinilai menjadi ruang strategis untuk mengenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi daerah.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa lomba manyipet juga menjadi ajang penjaringan atlet potensial yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti event tingkat provinsi, termasuk Festival Isen Mulang di Palangka Raya.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar peserta serta menjadi wadah ekspresi budaya yang tetap relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 sendiri terus menunjukkan perannya sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah Kabupaten Kapuas.(Lukman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال