
Ketua
Panitia Pelaksana Achmad Budiharto (tengah) bersama pemangku kepentingan
lainnya dalam konferensi pers Polytron Indonesia Open 2026 di Jakarta. Foto:
ANTARA/Muhammad Ramdan
POSSINDO.COM,
Olahraga - Turnamen Indonesia Open 2026 akan kembali digelar pada 2-7
Juni 2026. Ajang bergengsi level BWF Super 1000 ini berlangsung di Istora GBK
dengan membawa konsep baru.
Mengusung tema Pride of the Nation, Polytron Indonesia Open 2026 tak hanya
menyajikan pertandingan kelas dunia, tetapi juga menghadirkan pengalaman
berbeda bagi penonton.
Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open Achmad Budiharto mengatakan,
penyelenggaraan tahun ini akan memadukan olahraga dengan teknologi untuk
meningkatkan interaksi dengan penonton.
"Sungguh satu kebanggaan bagi kami untuk bisa dipercaya PBSI bisa jadi
penyelenggara kegiatan BWF Super 1000, Polytron Indonesia Open 2026," kata
Budi dalam jumpa pers di kawasan Thamrin, Selasa (14/4/2026).
"Kalau melihat title-nya akan menantang, Pride of the
Nation. Memang enggak gampang, itu membuat kami dejavu, di mana Indonesia
pernah dapat triple the best event on the world. Ini secara kreatif bagi kami
bukan hanya memberi kebanggaan buat Indonesia, tapi dunia bulutangkis."
"Di Indonesia Open kali ini dikonsep sebagai event bersahabat. Nantinya,
interaksi tontonan dengan penontonnya, lokasinya akan betul-betul jadi
interaksi bersahabat. Artinya, semua orang yang datang bisa memberi kenyamanan
buat kita semua," ujarnya.
Panitia juga menyiapkan konsep yang lebih inklusif dengan harga tiket yang
lebih terjangkau, sehingga akses bagi penggemar bulutangkis semakin luas.
"Mungkin sekarang belum terbayar tapi nanti lah para penggemar bulutangkis
ke Istora akan dapat gambaran dan baru pertama dilakukan di Indonesia. Kita
memadukan teknologi dengan sport and entertainment," ujar Budi.
Bersama PBSI, turnamen ini diharapkan menjadi pesta rakyat bulutangkis.
Penonton tak hanya disuguhi pertandingan, tetapi juga berbagai aktivitas dan
hiburan di area venue.