POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas berhasil meraih predikat Juara Umum Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Prestasi tersebut diumumkan pada malam penutupan festival di Panggung Utama Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Minggu (18/10/2026) malam.
Berdasarkan keputusan dewan juri tertanggal 18 Oktober 2026, Kabupaten Kapuas menempati peringkat pertama dengan raihan nilai 75, mengungguli Kabupaten Kotawaringin Timur dengan nilai 58 dan Kabupaten Murung Raya dengan nilai 56.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Kapuas yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan FSQ XII tingkat provinsi.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan festival, mulai dari pemerintah daerah, pengurus Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya, panitia, dewan juri, peserta, hingga masyarakat.
Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Para pemenang diharapkan tetap rendah hati, terus meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi pada tingkat nasional.
“Para pemenang diharapkan tetap rendah hati, terus berlatih, dan mempersiapkan diri untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, khususnya ketika mewakili Kalimantan Tengah pada Festival Seni Qasidah tingkat nasional,” demikian pesan Gubernur Kalimantan Tengah dalam sambutan yang dibacakan Bupati Kapuas.
Sementara itu, peserta yang belum meraih juara diharapkan tidak berkecil hati. Pengalaman, kebersamaan, dan persaudaraan yang terbangun selama festival menjadi bagian penting dari proses pembelajaran dan pengembangan diri.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya memelihara semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Kalimantan Tengah, sebagaimana tercermin dalam falsafah Rumah Betang.
“Kebersamaan merupakan modal penting untuk membangun kemajuan daerah, menyelesaikan berbagai tantangan, serta memperkuat persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” demikian pesan Gubernur dalam sambutannya.
Melalui penyelenggaraan FSQ XII, diharapkan pembinaan seni qasidah terus berkembang dan mampu melahirkan generasi berprestasi yang turut melestarikan seni budaya bernuansa Islami di Kalimantan Tengah.(Lukman)
