Mengenal Apa itu Microsleep dan Gejalanya

Microsleep Bisa Menimbulkan Risiko yang Sangat Berbahaya dan Berakibat Fatal Jika Terjadi saat Seseorang Berkendara. Foto/Shutterstock/rbkomar

 

POSSINDO.COM, Ragam -Istilah microsleep mengacu pada periode tidur singkat yang bisa terjadi dalam hitungan detik. Orang yang mengalami microsleep biasanya tidak menyadari dirinya tertidur dalam beberapa detik.

Seseorang bahkan terlihat tetap membuka matanya dan merasa terjaga. Namun, individu yang mengalami microsleep tidak dapat memproses informasi dengan benar atau kehilangan fokus.

 

Microsleep tidak menimbulkan bahaya fisik apa pun jika kondisi ini dialami di tempat yang aman, seperti kasur, sofa, atau duduk di depan meja belajar.

 

Namun, microsleep bisa menimbulkan risiko yang sangat berbahaya dan berakibat fatal jika terjadi saat seseorang berkendara. Oleh sebab itu untuk meningkatkan kewaspadaan, simak gejala microsleep berikut.

Apa gejala microsleep?

Dilansir dari Sleep Foundation, gejala microsleep yang paling umum adalah mata tertutup sebagian atau seluruhnya secara tiba-tiba atau tanpa disadari. Meski begitu, microsleep bisa juga terjadi dalam kondisi mata terbuka tetapi pandangan kosong.

Selain itu ada beberapa tanda microsleep yang perlu diwaspadai, termasuk:

- Menguap terus menerus

- Mata berkedip berlebihan

-Kepala mengangguk atau terkulai ke bawah

-Adanya penurunan respons visual dan suara

-Pupil tampak melebar

-Kelopak mata terasa sangat berat

-Hilang kontrol tubuh

-Tiba-tiba kaget atau terbangun oleh sentakan tubuh dan kepala.

Waspadai gejala microsleep di atas. Jika Anda mengalami satu atau beberapa tanda di atas segera hentikan aktivitas termasuk saat mengemudi agar terhindar dari risiko yang fatal.


Sumber : kompas.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال