RSUD Pulang Pisau Imbau Pegawai Bijak Bermedia Sosial

Sebagai bentuk menjaga etika dan profesionalisme, manajemen RSUD Pulang Pisau mengajak seluruh pegawai agar lebih bijak dalam bermedia Sosial. Foto/Dika

PULANG PISAU – Manajemen RSUD Pulang Pisau mengimbau seluruh pegawai agar bijak dalam menggunakan media sosial. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk upaya menjaga nama baik institusi serta mencegah hal-hal yang dapat merugikan secara pribadi maupun lembaga.

Dikatakan direktur RSUD Pulang Pisau, dr. Muliyanto Budiahardjo, pada Kamis (21/08/2025) tadi pentingnya etika dalam bermedia sosial, khususnya bagi para pegawai yang bekerja di instansi pelayanan publik. Ia mengingatkan agar tidak sembarangan memposting konten yang dapat menimbulkan keresahan atau berdampak negatif di tengah masyarakat.

Manajemen dan Nakes RSUD saat melakukan diskusi untuk penguatan layanan kepada masyarakat dan pasien. Foto/Dika

"Kami mengingatkan seluruh pegawai untuk lebih berhati-hati saat menggunakan media sosial, jangan asal memposting, apalagi jika mengandung unsur SARA, provokatif, atau bisa menyinggung pihak lain," tegas dr. Muliyanto.

Ia juga menambahkan bahwa pihak rumah sakit akan terus membina dan mengawasi perilaku pegawai, termasuk di ranah digital. Harapannya, seluruh pegawai dapat menjadi contoh yang baik dalam bersikap, baik di lingkungan kerja maupun di media sosial.

Dewan Penguatan Internal Kunci Disiplin Pegawai RSUD 

Anggota DPRD, Nuril Hakim. Foto/IST

Anggota DPRD, Nuril Hakim, menekankan pentingnya penguatan internal sebagai kunci utama dalam menerapkan disiplin kepada pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Menurutnya, penguatan ini dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib dan profesional, sehingga pelayanan kepada masyarakat pun bisa berjalan dengan lebih baik.

Salah satu upaya penguatan internal yang telah dijalankan adalah melalui kegiatan Jejak Aksi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pegawai RSUD untuk menyampaikan keluhan, kendala, atau aspirasi secara langsung kepada manajemen dan jajaran pimpinan rumah sakit. 

Dengan mekanisme ini, Nuril berharap segala permasalahan dapat segera ditangani tanpa harus disebarkan lewat media sosial, yang berisiko menimbulkan salah tafsir di kalangan masyarakat luas.(LIPSUS/RSUD)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال