KETAPANNG- Sungai Melayu Rayak – Kondisi akses jalan di dekat SMKN 01 Sungai Melayu Rayak saat ini sangat memprihatinkan. Lubang besar yang berada di tengah badan jalan kerap mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan, terutama para guru serta siswa yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Demi menjaga kelancaran dan keselamatan, para guru bersama siswa menggelar aksi gotong royong untuk menimbun lubang jalan pada selasa (11/11/2025) tadi.
Mereka menggunakan material tanah yang diambil dari sekitar lokasi karena tidak tersedia bahan lain yang lebih layak. Meskipun sederhana, langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Kepala SMKN 01 Sungai Melayu Rayak, Juhara, S.Pd., menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jalan yang rusak tersebut.
“Jalan di dekat SMKN ini sangat berbahaya bagi siapa pun yang melaluinya. Anak-anak sekolah juga sering mengalami insiden ringan karena terjebak di lubang itu. Jadi, kami bersama siswa berusaha membantu demi kelancaran dan keamanan lalu lintas,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih serius serta menindaklanjuti kondisi tersebut dengan perbaikan permanen. Hal ini penting untuk menjamin keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah. ( Bayak)
Kepala SMKN 01 Sungai Melayu Rayak, Juhara, S.Pd., menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jalan yang rusak tersebut.
“Jalan di dekat SMKN ini sangat berbahaya bagi siapa pun yang melaluinya. Anak-anak sekolah juga sering mengalami insiden ringan karena terjebak di lubang itu. Jadi, kami bersama siswa berusaha membantu demi kelancaran dan keamanan lalu lintas,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih serius serta menindaklanjuti kondisi tersebut dengan perbaikan permanen. Hal ini penting untuk menjamin keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah. ( Bayak)
