Tinjau Langsung Desa Masupa Ria, Wabup Kapuas Dorong Pembangunan Akses Jalan Darat

Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan kunjungan kerja ke Desa Masupa Ria, Kecamatan Mandau Talawang. Foto/IST
 

POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan kunjungan kerja ke Desa Masupa Ria, Kecamatan Mandau Talawang, yang dikenal sebagai salah satu desa paling terpencil dan masih terisolasi di wilayah Kabupaten Kapuas. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo, S.P., bersama Sekretaris Daerah Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, S.Hut., M.Si., serta jajaran kepala perangkat daerah terkait.

Kegiatan yang berlangsung pada 23–25 Januari 2026 tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi geografis dan kehidupan masyarakat Desa Masupa Ria, sekaligus menampung aspirasi warga terkait keterbatasan akses transportasi dan kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar.

Perjalanan menuju desa tersebut memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Dari Kuala Kapuas, rombongan menempuh perjalanan darat menuju Sei Pinang selama kurang lebih tujuh jam. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan melalui jalur sungai dari Sei Pinang menuju Desa Manyarung hingga Dusun Jakatan Masupa menggunakan perahu alkon berkapasitas tiga orang, mengingat kondisi Sungai Kapuas yang tengah mengalami surut. Waktu tempuh jalur air ini sekitar 4,5 jam. Dari Dusun Jakatan Masupa, rombongan masih harus berjalan kaki sekitar 2,5 jam untuk mencapai Desa Masupa Ria.

Wakil Bupati Kapuas Dodo, S.P., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan kondisi masyarakat di Desa Masupa Ria benar-benar diketahui secara langsung. Akses yang sulit seperti ini menjadi tantangan besar bagi warga, sehingga pemerintah daerah berkomitmen untuk membuka keterisolasian desa demi meningkatkan pelayanan dan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Dodo juga menjelaskan bahwa Pemkab Kapuas telah merencanakan pembangunan jalan darat yang akan menghubungkan Desa Masupa Ria dengan Desa Manyarung sepanjang kurang lebih 18 kilometer.

“Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu prioritas ke depan. Pendanaannya direncanakan bersumber dari APBD Kabupaten Kapuas serta didukung melalui kerja sama dengan perusahaan besar swasta yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan akses jalan darat sangat strategis untuk membuka keterisolasian desa dan mempercepat pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Dengan adanya akses jalan darat, mobilitas warga akan lebih lancar. Pelayanan di bidang pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga distribusi kebutuhan pokok dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Kapuas akan menyiapkan langkah-langkah teknis serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah agar pembangunan jalan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan, Diketahui, sebagian besar masyarakat Desa Masupa Ria menggantungkan hidup sebagai penambang emas tradisional.

Dengan terbukanya akses jalan darat menuju Desa Manyarung dan Sei Pinang di Kecamatan Mandau Talawang, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat meningkat dan kesejahteraan warga semakin membaik.(Lukman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال