
Suasana antusiasme para jamaah calon haji saat menyimak materi bimbingan manasik haji terintegrasi yang berlangsung di Muara Teweh, (16/02/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Kegiatan bimbingan manasik haji terintegrasi bagi jamaah calon haji Kabupaten Barito Utara tahun 1447 Hijriah resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kominfosandi setempat, Mochamad Ikhsan, yang berlangsung di Muara Teweh pada (16/02/2026). Agenda ini diikuti oleh sebanyak 113 peserta sebagai langkah persiapan intensif sebelum diberangkatkan menuju tanah suci Mekkah Al-Mukarramah pada musim haji tahun ini.
Dalam arahannya, Mochamad Ikhsan yang hadir mewakili Bupati Shalahuddin menekankan bahwa ibadah haji merupakan kewajiban bagi umat Islam yang memiliki kemampuan dari berbagai aspek. Menurutnya, kesiapan yang harus dibangun tidak hanya terbatas pada kemampuan finansial semata, namun juga mencakup kesiapan raga dan jiwa. "Pentingnya persiapan matang bagi jamaah calon haji dalam menjalan ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu, baik secara fisik, mental, maupun finansial," ungkapnya saat membacakan sambutan Bupati, Senin.
Pemerintah daerah mengimbau agar seluruh jamaah memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memperdalam ilmu pengetahuan terkait tata cara peribadatan secara teratur. Ikhsan menjelaskan bahwa penguasaan materi manasik sangat menentukan kelancaran jamaah saat berada di tengah jutaan umat manusia nantinya. "Dengan persiapan yang baik, insyaallah kita akan memperoleh haji yang mabrur dan maqbul, yang diridhai Allah SWT,” tambahnya.
Atas nama pimpinan daerah, Ikhsan juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kementerian Agama setempat atas dedikasinya menyelenggarakan pembekalan ini. Program manasik ini dianggap sebagai simulasi krusial atau "gladi resik" agar para tamu Allah benar-benar memahami setiap tahapan rukun dan wajib haji sesuai dengan tuntunan syariat yang benar.
Selain dimensi spiritual individu, momentum ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkokoh tali persaudaraan antar sesama jamaah asal Barito Utara. Bupati dalam pesannya menyebutkan bahwa pelaksanaan ibadah haji juga menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat rasa persatuan sebagai duta bangsa di kancah internasional.
Terdapat lima poin penting mengenai ketertiban yang wajib ditaati oleh para jamaah, mulai dari tertib pelaksanaan ibadah, disiplin menjaga kesehatan, hingga pengaturan pola makan dan waktu istirahat. Ikhsan juga mewanti-wanti agar jamaah sangat memperhatikan aturan mengenai barang bawaan agar tidak mengalami kendala saat pemeriksaan di bandara nantinya. “Kami berharap seluruh jamaah dapat menjaga kesehatan, mengatur pola makan, memanfaatkan waktu istirahat dengan baik, serta tidak membawa barang yang melebihi ketentuan maupun barang terlarang,” tegasnya.
Sebagai penutup, pemerintah daerah menitipkan harapan besar kepada para petugas pembimbing haji untuk memberikan layanan dan pendampingan yang maksimal sepanjang perjalanan ibadah. Sinergi antara pembimbing dan jamaah sangat menentukan suksesnya keberangkatan hingga kepulangan nanti. Melalui bimbingan yang komprehensif ini, 113 jamaah calon haji Barito Utara diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, selamat, dan meraih predikat haji mabrur. (Wan)