Permudah Wajib Pajak, Pemkab Barito Utara Maksimalkan Aplikasi SI-BAGA dan Layanan Keliling

Mobil unit layanan keliling BPPD Barito Utara yang bersiap melayani pembayaran pajak di area publik selama bulan suci, (25/02/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, Muara Teweh
Inovasi pelayanan publik dilakukan oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Barito Utara dengan menghadirkan pos pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di lokasi Pasar Wadai Ramadhan pada (25/02/2026). Langkah strategis ini diambil guna memberikan akses yang lebih mudah bagi warga untuk menuntaskan kewajiban perpajakannya sembari berbelanja kebutuhan berbuka puasa di pusat keramaian tersebut.

Masyarakat terlihat sangat merespons positif kehadiran gerai darurat ini karena fasilitas yang disediakan cukup lengkap, mulai dari pemeriksaan nilai tunggakan hingga pencetakan kembali berkas yang hilang. Pihak otoritas pendapatan daerah menilai bahwa kerumunan massa di bulan suci adalah peluang untuk melakukan edukasi perpajakan yang efektif. “Kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Momentum Ramadhan dan adanya Pasar Wadai menjadi kesempatan yang baik karena aktivitas masyarakat cukup tinggi. Dengan adanya pos layanan ini, warga bisa langsung membayar PBB-P2, mengecek tagihan, hingga mencetak ulang SPPT tanpa harus datang ke kantor,” kata Kepala BPPD Barito Utara Agus Siswadi di Muara Teweh, Rabu.

Skema jemput bola ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memangkas birokrasi dan hambatan jarak bagi para wajib pajak. Selain mengejar target penerimaan, kehadiran petugas di lapangan bertujuan membangun komunikasi yang lebih cair antara pemerintah dan masyarakat. Agus menambahkan bahwa partisipasi warga dalam membayar pajak sangat menentukan keberlanjutan roda pembangunan di daerah, sebab “Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali untuk pembangunan daerah, baik infrastruktur, pelayanan publik, maupun program kesejahteraan lainnya. Karena itu kami mengajak seluruh wajib pajak untuk memanfaatkan layanan ini selama Ramadhan,” katanya.

Optimisme terhadap kenaikan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun terus dipupuk melalui penyediaan kenyamanan bertransaksi di tengah suasana religius bulan puasa. Pada tahun anggaran 2026, pemerintah daerah mematok target penerimaan dari sektor PBB-P2 sebesar Rp1,45 miliar lebih, angka yang sama dengan capaian tahun sebelumnya namun dengan metode pendekatan yang lebih intensif di lapangan. Guna mencapai angka tersebut, BPPD juga mengoperasikan armada mobil keliling yang menyisir area publik lainnya secara berkala.

Jangkauan pelayanan pada tahun ini juga diperluas hingga menyentuh unit terkecil di tingkat lingkungan warga serta instansi pemerintahan. Tercatat sebanyak 81 rukun tetangga (RT) yang tersebar di wilayah Kelurahan Melayu dan Kelurahan Lanjas menjadi target utama kunjungan pos lapangan kali ini. Selain itu, petugas juga menyambangi sedikitnya 27 kantor perangkat daerah guna memastikan seluruh aparatur sipil negara telah menjadi teladan dalam ketertiban membayar pajak bumi dan bangunan.

Seiring dengan penguatan layanan fisik, BPPD tetap mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan platform pembayaran secara daring yang lebih praktis dan efisien. Integrasi sistem digital terus diperbarui agar wajib pajak dapat melakukan transaksi dari mana saja tanpa harus terikat waktu operasional kantor. "Selain pelayanan langsung, kami juga terus mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi pajak daerah berbasis digital. Untuk PBB-P2 tersedia aplikasi SI-BAGA, My PBB, E-Layanan, dan E-SIG PBB-P2," ujar Agus Siswadi menjelaskan mengenai kemudahan teknologi yang disediakan.

Keberhasilan inovasi ini diharapkan menjadi standar baru dalam pelayanan publik di Barito Utara, di mana pemerintah hadir di pusat-pusat kegiatan warga. Melalui sinergi antara kemudahan akses lapangan dan kecanggihan aplikasi digital, diharapkan kepatuhan wajib pajak semakin meningkat secara signifikan. Hal ini pada akhirnya akan memperkuat kemandirian fiskal daerah untuk mendanai berbagai program kesejahteraan masyarakat yang telah direncanakan oleh pemerintah kabupaten. (Wan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال