
Pembalap
Indonesia, Veda Ega Pratama di Moto3 2026. Foto/Instagram/veda_54
POSSINDO.COM,
Olahraga - Performa Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand 2026 mengundang
pujian. Indonesia dinilai media Italia sudah menemukan calon bintang untuk
tampil di MotoGP.
Media Italia, Corsedimoto, yang memberikan penilaian tersebut. Indonesia memang
sudah lama menunggu perwakilan di MotoGP. Sebelumnya, ada beberapa rider yang
akhirnya gagal menembus ajang adu cepat kuda besi paling bergengsi di dunia
itu.
Dulu, ada Doni Tata Pradipta. Pebalap asal Yogyakarta itu hanya bertahan sampai
di kelas 250cc (2008) dan Moto2 (2013).
Saat ini, ada Mario Suryo Aji yang juga membela Honda Team Asia. Namun,
performa Mario Aji belum mengesankan; di Moto2 Thailand, ia gagal finis.
eda mampu menunjukkan kesan pertama yang bagus pada debutnya di Moto3. Ia finis
kelima dengan status sebagai rookie.
Selama menjalani sesi-sesi di Sirkuit Buriram pekan lalu, Veda juga tak
canggung. Ia hanya sekali berada di luar posisi sepuluh besar saat sesi free
practice dua dengan menempati peringkat ke-13.
"Melangkah ke Kejuaraan Dunia Moto3 dan langsung nyaris meraih podium di
balapan pertama adalah pencapaian yang luar biasa. Inilah yang dilakukan oleh
Veda Pratama, pebalap muda Indonesia yang mengejutkan semua orang dalam debut
absolutnya di Moto3 pada GP Thailand," tulis ulasan Corsedimoto.
"Tanpa pengalaman sebagai pebalap wild card atau pengganti di tahun-tahun
sebelumnya, Veda belum pernah tampil di panggung internasional Grand Prix,
tidak seperti beberapa rekan sesama rookie. Ia memang sudah sering melihat
atmosfer Kejuaraan Dunia dari dekat, tetapi hanya dari luar, yakni sebagai
bagian dari ajang paralel Red Bull MotoGP Rookies Cup."
"Namun, di Sirkuit Buriram, remaja asal Gunungkidul ini membuktikan bahwa
dirinya bukan sekadar pelengkap. Sejak awal akhir pekan, ia sudah masuk dalam
jajaran pebalap papan atas: lolos langsung ke sesi Q2 dengan mudah, mengamankan
posisi start kelima, dan menjadi tokoh protagonis yang agresif dalam perebutan
podium."
"Ini adalah awal yang tak terlupakan. Siapa tahu, mungkin Indonesia
akhirnya telah menemukan bintang kecilnya sendiri di ajang balap Grand
Prix," tambah ulasan tersebut.
Sumber : detik.com