
Anggota Komisi III DPRD Barito Utara H Nurul Anwar.Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Kesiapan kondisi fisik bagi ratusan rombongan tamu Allah asal Kabupaten Barito Utara tahun 2026 mulai menjadi atensi serius dari berbagai kalangan parlemen daerah.
Agenda pemeriksaan kesehatan melalui pengukuran kebugaran jasmani secara massal tersebut dipusatkan di area halaman Kantor Bupati Barito Utara serta kawasan Arena Terbuka Tiara Batara pada Minggu (12/4/2026).
Langkah skrining medis yang diinisiasi oleh jajaran dinas teknis ini dinilai sangat vital mengingat rangkaian rukun dan wajib ibadah haji di Tanah Suci mayoritas menguras ketahanan fisik dan stamina yang prima.
Dukungan moril serta apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pemeriksaan berkala ini disampaikan langsung oleh pihak legislatif saat memantau jalannya aktivitas luar ruangan tersebut. “Kegiatan ini sangat baik dan perlu didukung, karena ibadah haji memerlukan kesiapan fisik yang kuat. Dengan adanya tes kebugaran ini, calon jemaah dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” kata Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Nurul Anwar, Minggu (12/4/2026).
Berdasarkan rincian laporan di lapangan, tercatat sebanyak 113 orang calon jemaah haji yang ambil bagian dengan penuh disiplin mengikuti setiap tahapan uji ketahanan tubuh yang dipandu langsung oleh tim medis.
Politisi dari PKB ini juga menambahkan bahwa terobosan yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) ini menjadi wujud nyata kepedulian daerah. Perlindungan preventif sejak dini diyakini mampu meminimalisasi risiko serangan penyakit akut atau gangguan medis fatal di tengah padatnya jadwal ibadah di Arab Saudi.
Pihak dewan juga mengimbau agar seluruh peserta tidak mengabaikan hasil rekomendasi medis yang dikeluarkan oleh tim dokter pasca-pemeriksaan ini usai dilaksanakan.
Catatan kesehatan tersebut harus dijadikan rujukan personal untuk memperbaiki pola hidup, mengonsumsi makanan bergizi, serta melakukan aktivitas olahraga ringan secara teratur menjelang hari H keberangkatan. “Kami berharap seluruh calon jemaah dapat menjaga kesehatan, rutin berolahraga, dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan agar dapat beribadah dengan nyaman dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambah anggota Komisi III DPRD Barito Utara tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Inayastika, S.Pi., M.Si, menjelaskan bahwa parameter pengujian ini ditujukan untuk mengukur tingkat istithaah atau kemampuan kesehatan jemaah.
Fokus utama pemantauan menyasar pada fungsi organ kardiovaskular serta kapasitas paru-paru jemaah saat melakukan aktivitas fisik dengan beban tertentu. Di samping uji ketahanan, para peserta setidaknya wajib melewati rangkaian pemeriksaan awal yang meliputi pengukuran tensi darah, penimbangan berat badan, hingga penghitungan lingkar perut guna memetakan profil risiko kesehatan individu secara akurat. (Dk)