![]() |
| Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi melakukan peninjauan langsung terhadap progres pekerjaan rekonstruksi jalan di Kecamatan Bataguh dan Tamban Catur. Foto/IST |
POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas memastikan pembangunan infrastruktur jalan besar yang menghubungkan wilayah pesisir hingga pedalaman tidak akan mengganggu program prioritas daerah lainnya.
Bupati Kapuas HM Wiyatno menegaskan seluruh program strategis tetap berjalan sesuai rencana, termasuk program Rp1 miliar satu desa, belanja pegawai hingga kegiatan perangkat daerah.
![]() |
| Pelebajaran jalan sebagai Pemkab Kapuas tengah fokus mempercepat pembangunan konektivitas antar kecamatan. Foto/IST |
“Semua sudah dihitung matang. Secara anggaran dan SDM, kita mampu menjalankan semuanya,” ungkapnya.
Saat ini Pemkab Kapuas tengah fokus mempercepat pembangunan konektivitas antarkecamatan yang ditargetkan mulai fungsional pada 2028. Jalur tersebut akan menghubungkan Batanjung hingga wilayah pedalaman seperti Pasak Talawang, Sei Hanyo dan Sei Pinang.
Meski pembangunan infrastruktur menjadi proyek besar pemerintah daerah, Wiyatno memastikan sektor lain tetap menjadi perhatian utama. Pemkab Kapuas juga terus mendorong pembangunan kawasan perkotaan melalui konsep waterfront city, pembangunan taman kota serta perluasan kawasan kota yang ditargetkan selesai pada 2026.
Selain itu, penguatan sektor pertanian, transmigrasi, ketahanan pangan, perikanan dan kelautan hingga pendidikan juga terus dilakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
Menurut Wiyatno, pembangunan yang merata menjadi kunci agar Kapuas dapat berkembang lebih cepat dan memiliki konektivitas yang kuat dari kawasan pesisir hingga pedalaman.
Ia berharap pembangunan infrastruktur yang berjalan saat ini mampu membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi dan distribusi ekonomi yang lebih baik.(LUKMAN/LIPSUS)


