
Kegiatan
penyuluhan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai penyakit menular
pada ternak serta penerapan biosecurity di Desa
Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Selasa (12/5/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, BALANGAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan terus memperkuat kapasitas peternak melalui kegiatan penyuluhan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai penyakit menular pada ternak serta penerapan biosecurity. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Selasa (12/5/2026).
Penyuluhan diikuti oleh kelompok peternak setempat dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan penyakit, penerapan pemeliharaan ternak yang sehat, serta langkah-langkah menjaga produktivitas ternak melalui manajemen yang tepat.
Medik Veteriner Ahli Madya DKP3 Balangan, drh. Dewa Ayu Putu Asrinadi, menjelaskan bahwa materi yang diberikan berfokus pada pengenalan berbagai penyakit yang kerap menyerang kambing, termasuk upaya pencegahan dan penanganannya.
Menurutnya, salah satu gangguan kesehatan yang paling sering dialami kambing adalah kembung, yang umumnya dipicu oleh kesalahan dalam pemberian pakan, bukan akibat infeksi virus maupun bakteri.
"Hal yang paling perlu diwaspadai itu penyakit kembung. Bukan karena virus atau bakteri, tapi karena kesalahan pemberian pakan, misalnya pakan yang masih basah sehingga gas menumpuk di dalam perut kambing," jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan peternak mengenai teknik pemeliharaan yang benar, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan untuk melakukan penanganan awal apabila ternak menunjukkan gejala sakit.
Sementara itu, Ketua Kelompok Meleleh Raya Desa Inan, Akhmad Sidiq, mengapresiasi pelaksanaan penyuluhan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para peternak di desanya.
Menurutnya, peningkatan pengetahuan dan pendampingan dari pemerintah diharapkan mampu mendukung keberhasilan usaha peternakan, sehingga dapat menjadi sumber tambahan pendapatan bagi masyarakat selain dari sektor pertanian.
"Kami berharap bantuan ini berhasil sehingga mampu membantu menambah penghasilan selain bertani," ujarnya.(Wahid)