Anggota
DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha. Foto/IST
POSSINDO.COM, MUARA TEWEH – Penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dinilai berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Barito Utara, khususnya para petani yang bergantung pada hasil perkebunan.
Anggota DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mengatakan pemerintah daerah perlu segera menyusun langkah strategis agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut dan semakin membebani petani.
"Komoditas sawit merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat. Karena itu, penurunan harga harus segera direspons melalui kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan kepentingan petani dan perusahaan," katanya, Jumat (29/5/2026).
Ia menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk mencari solusi terbaik, baik melalui komunikasi dengan perusahaan perkebunan maupun pihak-pihak terkait lainnya.
Selain menjaga stabilitas harga, Taufik berharap pemerintah terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani sehingga sektor perkebunan sawit tetap berkembang, memberikan kepastian usaha, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.(Dk)