Tips Simpan Daging Kurban di Freezer, Bisa Awet dan Tidak Bau

Simak 6 Tips Menyimpan di Kulkas dan Freezer Agar Awet. Foto/Net
 

POSSIND.COM, RAGAM - Momen Idul Adha identik dengan melimpahnya pembagian daging kurban kepada masyarakat. Namun, masih banyak warga yang belum memahami cara penyimpanan daging yang benar sehingga kualitasnya cepat menurun, bahkan berisiko menimbulkan bau tidak sedap dan bakteri. Padahal, penyimpanan yang tepat sangat penting agar daging kurban tetap segar, higienis, dan tahan lebih lama saat diolah menjadi berbagai hidangan favorit keluarga.

Nah, jika Anda berencana menyimpan daging kurban, jangan sampai melakukannya dengan cara yang salah. Akibatnya justru daging yang disimpan tersebut akan rusak dan tidak layak dikonsumsi.

Berikut adalah cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet dan tahan lama, dikutip dari laman https://aquaelektronik.com.

Perlu Anda ketahui, daging kurban dapat tahan hingga 12 bulan di simpan salam freezer pada suhu -18°C atau lebih rendah. Tetapi, pastikan daging dibungkus rapat dengan plastik wrap atau kantong freezer untuk mencegah freezer burn dan menjaga kualitas daging. Untuk daging kambing atau domba, masa simpan di freezer biasanya berkisar 6-9 bulan.

Berikut ini adalah langkah-langkah menyimpan daging kurban agar tahan lama di kulkas:

1. Pilah antara daging yang kotor dan bersih

Saat menerima daging kurban, sebisa mungkin Anda memilah mana yang kotor dan bersih. Pisahkan daging yang bersih dari bagian yang kotor. Ini harus segera dilakukan segera setelah Anda menerima daging kurban dari masjid atau tempat penyembelihan.

2. Tak perlu dicuci

Daging yang bersih tak perlu dicuci, sementara yang kotor cukup dibersihkan dengan tisu. Ya, daging kurban sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan. Mencuci daging justru dapat menghilangkan lapisan pelindung alami dan menyebabkannya menyerap air, sehingga meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Jadi sebaiknya, bersihkan daging dengan tisu dapur untuk menghilangkan kotoran, dan simpan langsung dalam kondisi kering untuk menjaga kesegarannya.

3. Potong-potong daging per sajian

Potong daging sesuai dengan ukuran porsi yang biasa Anda gunakan untuk sekali masak. Ukuran porsi bisa disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga atau kebutuhan resep tertentu. Tujuannya tentu supaya lebih mudah jika Anda hendak mengambilnya dari freezer.

Jika daging memiliki bagian yang berbeda (misalnya bagian daging yang lebih keras dan lebih lembut), pisahkan sesuai dengan jenis masakan yang akan dibuat. Misalnya, bagian yang lebih keras bisa digunakan untuk masakan berkuah atau direbus lama, sedangkan bagian yang lebih lembut bisa untuk panggangan atau tumisan.

4. Masukkan ke wadah kedap udara atau plastik vakum dan beri label

Selanjutnya bungkus setiap porsi daging dengan wadah kedap udara atau plastik vakum. Kemudian, beri label setiap bungkus dengan tanggal penyimpanan dan jenis daging (sapi atau kambing) serta bagian daging jika perlu (misalnya, daging paha atau daging iga).

5. Jangan langsung memasukkan daging ke freezer

Sebelum memasukkan daging sapi maupun kambing ke freezer, terlebih dahulu simpan daging di bagian bawah kulkas selama beberapa jam (sekitar 1-2 jam) untuk menurunkan suhu daging secara bertahap sebelum dibekukan. Ini membantu menjaga kualitas daging dan mencegah pembentukan kristal es besar yang bisa merusak tekstur daging.

6. Atur suhu freezer yang tepat

Terakhir, masukkan daging ke freezer, ditata secara rapi. Freezer sebaiknya diatur pada suhu -18°C atau lebih rendah. Suhu ini membantu menghentikan pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas daging untuk jangka waktu yang lebih lama.

Nah, Anda sudah mendapat pengetahuan cara menyimpan daging kurban di freezer. Usahakan Anda mengikuti langkah-langkah di atas, supaya kualitas daging tetap terjaga dan tetap lezat ketika diolah menjadi hidangan favorit Anda dan keluarga.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال