
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Wardathun Nur Jamilah.Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Jajaran legislatif Kabupaten Barito Utara memberikan apresiasi tinggi terhadap realisasi agenda Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes To School yang sukses diselenggarakan di SDN 1 Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Selasa (2/6/2026).
Menurut pandangan Anggota DPRD Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, program edukasi pangan sehat yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) tersebut merupakan sebuah terobosan positif dalam menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya pola makan yang sehat serta bernutrisi.
Pujian atas program kedinasan tersebut diutarakan secara terbuka oleh srikandi parlemen ini saat berada di wilayah pusat kabupaten. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan B2SA Goes To School yang dilaksanakan di SDN 1 Kandui. Program ini sangat penting untuk menanamkan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi seimbang, aman, serta memanfaatkan potensi pangan lokal yang tersedia di daerah,” tutur Wardathun Nur Jamilah, Rabu (3/6/2026).
Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berpendapat bahwa bimbingan mengenai tata cara konsumsi pangan sehat mesti digalakkan secara kontinu. Pasalnya, urusan asupan gizi ini berkorelasi langsung terhadap program mendongkrak mutu sumber daya manusia (SDM) sekaligus siasat memutus mata rantai gangguan tumbuh kembang anak atau stunting.
Fungsionaris dewan ini menambahkan, pembentukan karakter gemar memakan hidangan bergizi yang ditanamkan sejak usia sekolah dasar bakal menyumbang impak bagus bagi pertumbuhan fisik, kecerdasan berpikir, serta kualitas generasi penerus bangsa di masa depan. Anak-anak yang terpenuhi kebutuhan nutrisinya diyakini akan tumbuh lebih bugar, pintar, serta produktif sehingga sangat strategis dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah.
Di samping itu, Wardathun juga melayangkan sanjungan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, yang dinilai konsisten dalam menggerakkan kesadaran warga mengenai pemanfaatan komoditas pangan lokal yang sehat. Keikutsertaan elemen PKK berdampingan dengan instansi teknis mencerminkan adanya ketegasan sikap bersama dalam memperbaiki gizi publik serta mempercepat penurunan kasus stunting di bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Lebih lanjut, legislator srikandi ini mengetuk peran aktif kalangan orang tua beserta para guru untuk ikut andil mengarahkan anak-anak agar menjauhi konsumsi produk makanan instan ataupun camilan yang memiliki kandungan gula, garam, dan lemak jenuh secara berlebih. Keberhasilan misi B2SA ini dipandang tidak bisa hanya bertumpu pada kinerja birokrasi, melainkan menuntut andil besar dari lingkungan domestik keluarga dan sekolah.
Mengakhiri penjelasannya, pihak parlemen menaruh harapan besar agar kegiatan serupa dapat disebarluaskan secara berkala ke sekolah-sekolah lain di seluruh pelosok Kabupaten Barito Utara. Dengan jangkauan program yang semakin luas, diharapkan semakin banyak pelajar yang mengadopsi pola konsumsi pangan sehat berbasis lokal sebagai bagian dari gaya hidup harian demi mencetak generasi Barito Utara yang unggul. (Dk)