
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Naruk Saritani.Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara melayangkan apresiasi tinggi terhadap agenda Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digulirkan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara di TK Bunda Piara Muara Teweh, Jumat (12/6/2026).
Menurut pandangan Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, langkah taktis yang diinisiasi langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, tersebut merupakan terobosan positif dalam mendongkrak pemahaman masyarakat mengenai esensi pemenuhan gizi seimbang bagi anak sejak usia dini.
Pujian atas program edukasi kesehatan keluarga ini dilontarkan secara terbuka oleh sang legislator di Muara Teweh, Sabtu (13/6/2026). “Kami mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan TP-PKK Kabupaten Barito Utara. Edukasi mengenai pentingnya makanan sehat dan bergizi bagi anak usia dini sangat penting karena berkaitan langsung dengan kualitas tumbuh kembang serta masa depan generasi penerus daerah,” ujar Naruk Saritani.
Wakil rakyat ini menilai bahwa pemenuhan kebutuhan nutrisi pada masa emas pertumbuhan menjadi salah satu faktor penentu utama dalam menyokong perkembangan fisik, kecerdasan otak, daya tahan tubuh, hingga kapasitas belajar anak. Oleh sebab itu, keterlibatan aktif dari orang tua, kader penggerak, dewan guru, beserta lingkungan domestik sangat diperlukan untuk membangun habituasi pola makan sehat secara berkelanjutan agar anak tumbuh aktif dan berprestasi.
Fungsionaris lembaga legislatif ini secara khusus memuji kreativitas jajaran TP-PKK yang berhasil memperkenalkan berbagai menu sehat alternatif dengan memanfaatkan potensi komoditas pangan lokal, seperti racikan dimsum ayam daun kelor, omelet daun pepaya, hingga nugget tempe. Inovasi masakan tersebut dinilai sebagai solusi yang sangat efektif, aplikatif, dan ekonomis bagi kantong masyarakat bawah dalam memenuhi kebutuhan gizi harian anak.
“Pemanfaatan bahan pangan lokal merupakan langkah yang sangat baik. Selain mudah diperoleh dan terjangkau, bahan-bahan tersebut memiliki kandungan gizi yang tinggi dan dapat diolah menjadi menu yang menarik bagi anak-anak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar gerakan sosialisasi PMT ini tidak sekadar berpusat di wilayah perkotaan saja, melainkan mampu direplikasi secara masif hingga menyentuh level dasawisma di tingkat desa dan kelurahan terpencil. Langkah penyiapan generasi unggul ditegaskan harus dimulai dari benteng terkecil yaitu keluarga melalui pemenuhan kebutuhan dasar gizi yang memadai.
Pihak dewan dipastikan mendukung penuh setiap instrumen kebijakan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesadaran hidup sehat. Sinergi padu antara pemerintah daerah, kader TP-PKK, tenaga pendidik, petugas puskesmas, serta masyarakat luas wajib dieratkan guna melahirkan potret generasi muda Kabupaten Barito Utara yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. (Dk)