Sanjung Guru Garda Terdepan, Parlemen Barito Utara Pastikan Kawal Penganggaran Sektor Sekolah

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara Hj. Nety Herawati.Foto/IST


POSSINDO.COM, Muara Teweh – Jajaran Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara melayangkan apresiasi tinggi atas langkah taktis Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Utara yang konsisten menggelar koordinasi sekaligus turun langsung ke lapangan demi menyerap aspirasi serta memetakan berbagai problematika pendidikan di wilayah kecamatan, termasuk kawasan terpencil.

Dukungan moral tersebut dipaparkan oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, di Muara Teweh, Senin (8/6/2026). Ungkapan ini keluar guna menyikapi bergulirnya agenda rapat koordinasi (rakor) bidang pendidikan yang telah dieksekusi oleh manajemen Dinas Pendidikan Barito Utara di sejumlah teritorial kecamatan sebagai ikhtiar mendongkrak mutu pelayanan edukasi.

Menurut pandangan Hj. Nety Herawati, skema pendekatan persuasif dengan menyambangi sekolah-sekolah secara langsung merupakan keputusan yang sangat presisi guna memotret kondisi riil pendidikan di lapangan, sekaligus memformulasikan jalan keluar atas aneka tantangan yang mendera dunia persekolahan.

Pujian atas kinerja instansi teknis tersebut disuarakan secara terbuka oleh sang legislator perempuan saat berada di pusat kabupaten. “Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas Pendidikan yang turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk berdialog dengan kepala sekolah, pengawas, dan para tenaga pendidik. Dengan cara seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah dapat diketahui secara langsung sehingga penanganannya dapat lebih tepat sasaran,” tutur Srikandi Partai Nasdem Barito Utara ini.

Fungsionaris dewan ini menggarisbahwahi bahwa eksistensi wadah koordinasi di level kecamatan memegang andil vital sebagai jembatan komunikasi yang kokoh antara birokrasi pemerintah daerah dan satuan pendidikan di bawah. Terlebih dalam hal menyalurkan poin kebutuhan mendesak seputar sarana dan prasarana (sarpras), pemetaan rasio ketersediaan guru, hingga rincian kendala teknis yang berkelindan dengan program peningkatan mutu belajar mengajar.

Ia mengingatkan bahwa urusan pemerataan kualitas pendidikan wajib dijadikan atensi bersama segenap elemen. Mengingat hingga detik ini, masih jamak dijumpai potret sekolah di wilayah pedalaman serta kawasan terpencil yang harus beroperasi di tengah kepungan berbagai keterbatasan fasilitas penunjang.

“Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak Barito Utara tanpa terkecuali, baik yang berada di pusat kota maupun di daerah pedalaman. Karena itu, aspirasi yang disampaikan sekolah-sekolah harus menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan pendidikan ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, legislator Barito Utara ini menyematkan penghormatan serta penghargaan setinggi-tingginya kepada korps guru yang dengan penuh ketulusan bertugas di wilayah pelosok yang sulit diakses transportasi. Dedikasi tanpa batas dari para pendidik tersebut dinilai mempunyai sumbangsih raksasa dalam mencerdaskan nalar kaum muda sekaligus meretas sekat keterisolasian akses pendidikan agar tersebar secara adil bagi publik. Mereka dipandangnya sebagai garda terdepan penentu nasib perbaikan indeks pembangunan manusia (IPM) di tingkat desa.

Sebagai mitra kerja strategis jajaran eksekutif di sektor pendidikan, Komisi I DPRD Barito Utara dipastikan akan terus menyokong penuh aneka draf program yang berorientasi pada kemajuan sekolah. Komitmen tersebut bakal diwujudkan secara konkret melalui optimalisasi fungsi penganggaran (budgeting) serta pengawasan (controlling) di gedung parlemen daerah. Sinergi padu yang harmonis antara birokrasi, dewan, komite sekolah, guru, wali murid, hingga elemen masyarakat luas dituntut kian dipertebal demi melahirkan sistem pendidikan Barito Utara yang bermutu, merata, serta berdaya saing global. (Dk)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال