
Siswa SDN 5 Melayu Muara Teweh saat menikmati sajian makanan bergizi pada kegiatan pembagian asupan gizi di sekolah, Senin (13/7/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara menegaskan bahwa pemenuhan asupan gizi peserta didik memegang peranan krusial dalam menunjang kesiapan serta konsentrasi anak saat mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Hal tersebut mendasari pelaksanaan pemantauan langsung penyerahan makanan bergizi yang berlokasi di SDN 5 Melayu, Muara Teweh, Senin (13/7/2026).
Guna menjamin ketepatan mekanisme penyaluran di lapangan, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik, S.IP., M.Si., mengutus Kasubbag Umum Kepegawaian Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhlid Alrasyid, S.Pd., untuk meninjau proses distribusi secara langsung kepada para siswa.
Iman menguraikan bahwa derajat kesehatan fisik anak merupakan elemen tak terpisahkan dari agenda besar penguatan mutu pendidikan daerah.
“Anak-anak yang sehat akan lebih siap mengikuti pembelajaran, memiliki konsentrasi yang lebih baik serta mampu mengembangkan potensi dan prestasinya secara optimal,” ujarnya.
Oleh sebab itu, jajaran Dinas Pendidikan memperluas fokus kebijakan tidak sekadar pada peningkatan kurikulum kelas, melainkan turut mengawal ketercukupan kebutuhan mendasar peserta didik.
Monitoring berkala dipandang penting guna mengawal seluruh prosesur, memetakan kesiapan fungsional sekolah, hingga memastikan makanan bergizi dikonsumsi secara tepat oleh seluruh murid.
“Program pembagian makanan bergizi ini merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan anak-anak di sekolah. Kami ingin memastikan seluruh proses pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
Ia menyebutkan bahwasanya temuan atau hasil evaluasi di lapangan bakal dijadikan acuan pembenahan skema agar pelaksanaan program makanan bergizi ini beroperasi semakin presisi dan optimal.
Iman turut menyerukan pentingnya sinergi kolektif antara pengelola sekolah, orang tua, serta pemangku kepentingan dalam menjaga ekosistem tumbuh kembang anak.
“Kolaborasi yang kuat akan menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik,” ungkapnya.
Mengakhiri penjelasannya, ia menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Barito Utara untuk terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada kesehatan siswa demi melahirkan generasi daerah yang unggul, cerdas, dan berdaya saing. (Wan)