
Egy
Maulana Vikri mengangkat
piala usai Timnas
Indonesia kalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, di SUGBK, Jakarta. Foto/ Afif Farhan-detikSport
POSSINDO.COM, Olahraga – Gelandang serang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, masih menyimpan ambisi besar untuk membawa skuad Garuda tampil di Piala Dunia. Kegagalan pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 tak memadamkan tekad pemain Dewa United tersebut untuk mewujudkan impiannya bersama tim nasional.
Perjalanan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 sempat membangkitkan harapan besar masyarakat. Namun, langkah skuad Garuda akhirnya terhenti pada putaran keempat setelah menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.
“Saya sangat bangga bermain untuk negara ini. Saya sangat bangga bermain untuk tim nasional Indonesia ini. Jadi saya sangat ingin berada di momen-momen di mana mimpi-mimpi saya juara bersama tim nasional,” kata Egy.
Ia menegaskan, tampil di Piala Dunia bersama Indonesia merupakan salah satu impian terbesarnya. Meski menyadari perjalanan menuju turnamen tersebut tidak mudah, Egy ingin terus berusaha mewujudkannya.
“Bahkan saya mau main di Piala Dunia bersama tim nasional. Saya sangat ingin mimpi itu tercapai. Dan saya tahu hal-hal seperti itu tidak gampang,” ujarnya.
Peluang Indonesia untuk kembali mengejar tiket Piala Dunia terbuka melalui kualifikasi edisi 2030. PSSI juga telah mencanangkan upaya melanjutkan perjuangan skuad Garuda menuju turnamen tersebut.
Indonesia akan dimulai dari putaran kedua kualifikasi pada September 2027. Sementara itu, pengundian untuk menentukan lawan dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember 2026.
Egy berharap masih mendapat kesempatan menjadi bagian dari Timnas Indonesia dalam perjuangan berikutnya. Pengalaman dari kualifikasi sebelumnya menjadi pelajaran penting untuk terus memperbaiki diri dan menjaga konsistensi.
Ia mengakui bahwa perjalanan karier tidak selalu berjalan sesuai harapan. Namun, keteguhan menjaga mimpi, kerja keras, serta dukungan keluarga menjadi faktor yang membantunya tetap fokus pada tujuan.
“Walaupun kadang saya tidak berada di jalur, tapi karena konsisten mimpi dan tujuan yang saya selalu ingat dari awal dan dukungan keluarga-keluarga itu yang buat saya harus selalu balik ke jalur yang saya inginkan,” ucapnya.
“Saya dari kecil memang sudah keluarga sepak bola. Sudah tujuan hidupnya memang sudah main sepak bola. Jadi saya rasa bermain di tim nasional itu sudah tujuan untuk semua pemain sepak bola di dunia,” tuturnya.
Sumber : detik.com