Pendidikan Jadi Prioritas, Pemkab Kapuas Hadirkan Berbagai Inovasi

 

Pemerintah Kabupaten Kapuas komitmen dalam membangun sektor pendidikan terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Foto/IST


POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas di bawah kepemimpinan Bupati HM Wiyatno dalam membangun sektor pendidikan terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Sejak awal masa kepemimpinannya, peningkatan kualitas sumber daya manusia ditempatkan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah dengan memperkuat akses pendidikan, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, hingga menghadirkan inovasi pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Catatkan Rekor Muri Bermain kecapi sambil bersenandung karungut yang diikuti oleh peserta didik terbanyak

Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Terima Penghargaa Pengelolaan, Pelayanan informasi, Pengaduan dan kehumasan

Langkah tersebut diawali melalui kunjungan kerja Bupati HM Wiyatno bersama jajaran Dinas Pendidikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI pada Januari 2026. Pertemuan itu bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memperoleh dukungan terhadap berbagai program peningkatan mutu pendidikan, mulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan dasar. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk mewujudkan pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil.

Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui peluncuran Program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar (PHKB) yang menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Program ini dirancang sebagai gerakan transformasi pendidikan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas guru, pembentukan karakter peserta didik, penguatan literasi dan numerasi, digitalisasi pembelajaran, sekolah ramah anak, pelestarian budaya lokal, hingga peningkatan daya saing lulusan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat, mengatakan PHKB terus menunjukkan perkembangan positif sejak diluncurkan. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga penguatan karakter melalui pelestarian budaya daerah.

"Program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar terus menunjukkan perkembangan yang positif. Salah satu implementasi nyata program ini adalah penguatan pendidikan berbasis karakter dan budaya lokal. Berkat perhatian Bupati HM Wiyatno terhadap pelestarian budaya Dayak Ngaju, Kabupaten Kapuas berhasil memperoleh apresiasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan 1.000 peserta didik mengacapi dan mangarungut yang dilaksanakan pada akhir tahun lalu," ujarnya.

Momentum peluncuran PHKB bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang dihadiri langsung Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga meluncurkan Kapal Guru Pesisir, sebuah inovasi transportasi yang disediakan untuk mempermudah mobilitas para guru yang bertugas di wilayah pesisir Kuala Kapuas. Kehadiran kapal tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan layanan pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang berada di kawasan sulit dijangkau.

Suwarno menambahkan, PHKB juga diarahkan untuk melahirkan generasi yang unggul sekaligus memiliki jati diri melalui penguatan budaya lokal.

"Target kami tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan dari sisi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berbudaya, dan bangga terhadap identitas daerahnya. Karena itu, kami mencanangkan penggunaan lawung atau sumping serta batik Batang Garing dalam program Kamis Berbudaya sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya Dayak Ngaju sejak dini," katanya.

Perhatian terhadap tata kelola pendidikan juga diwujudkan melalui penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Penandatanganan yang dipimpin langsung Bupati HM Wiyatno bersama unsur Forkopimda tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mewujudkan proses penerimaan peserta didik yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Selain itu, Dinas Pendidikan terus menghadirkan inovasi yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam lingkungan sekolah sebagai bagian dari transformasi pendidikan.

"Salah satu inovasi yang terus kami kembangkan adalah mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam budaya sekolah. Program Kamis Berbudaya menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan budaya daerah dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan penuh Bupati HM Wiyatno menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Kapuas," tutur Suwarno.

Atas berbagai langkah dan inovasi yang dijalankan tersebut, Bupati HM Wiyatno menerima Kapuas Leadership Education Award 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinannya dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Kapuas.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas tenaga pendidik, pemerataan akses layanan, pemanfaatan teknologi, pelestarian nilai budaya, serta penguatan karakter generasi muda. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia Kabupaten Kapuas yang cerdas, berkarakter, religius, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Lukman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال