
Penyerahan plakat dan sertifikat penghargaan dari KPU kepada
PWI Kapuas sebagai bentuk apresiasi atas hubungan kemitraan, Senin
(27/07/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas membuka peluang kolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan literasi kepemiluan bagi masyarakat. Rencana sinergi tersebut mengemuka dalam audiensi yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Kapuas, Senin (27/07/2026).
Audiensi dipimpin Ketua PWI Kapuas Suhartoyo bersama jajaran pengurus, yakni Wakil Ketua I Ahmad Suhaili, Wakil Ketua II Yuliansyah, Wakil Ketua III Tatang, Sekretaris Alexander Putra, dan Bendahara Abdul Khair. Kedatangan rombongan diterima langsung Ketua KPU Kapuas Charles Bronson didampingi Anggota KPU Dina Mariana, Maya Widya Sari Sihombing, Sekretaris KPU Heldayani, serta jajaran sekretariat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat diwujudkan melalui program edukasi publik. Fokus pembahasan diarahkan pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai demokrasi, pentingnya partisipasi dalam pemilu, serta penyebaran informasi kepemiluan yang benar dan berimbang.
Ketua PWI Kapuas Suhartoyo menegaskan bahwa organisasi wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mencerdaskan kehidupan masyarakat melalui informasi yang kredibel.
"PWI siap menjadi mitra strategis KPU dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan program-program yang mampu meningkatkan literasi demokrasi dan kepemiluan sehingga masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih," ujarnya.
Menurut Suhartoyo, media massa memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran publik. Melalui pemberitaan yang profesional dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, pers dapat menjadi jembatan antara penyelenggara pemilu dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua KPU Kapuas Charles Bronson menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWI Kapuas untuk mempererat kemitraan. Ia menilai keterlibatan insan pers menjadi faktor penting dalam menyampaikan informasi kepemiluan secara luas, objektif, dan mudah dipahami masyarakat.
"Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini. Kehadiran media memiliki peran besar dalam mendukung pendidikan demokrasi serta meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat terkait kepemiluan," katanya.
Selain membahas rencana program bersama, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai peran pers dalam sistem demokrasi, penerapan Kode Etik Jurnalistik, serta pentingnya menjaga independensi dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi masing-masing.
Melalui silaturahmi tersebut, PWI dan KPU Kapuas berharap kolaborasi yang dibangun dapat terus berlanjut demi memperkuat pendidikan demokrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendukung penyelenggaraan pemilu yang semakin berkualitas di Kabupaten Kapuas. (Lukman)