Pesantren dan Boarding School dengan 1.000 Siswa Diizinkan Bangun Dapur MBG Sendiri

 

Potret dapur makanan bergizi gratis. Foto/dprd-dkijakartaprov.go.id

POSSINDO.COM, Nasional - Pemerintah memutuskan pondok pesantren dan sekolah berbasis keagamaan dengan sistem asrama (boarding school) yang memiliki sedikitnya 1.000 santri atau siswa diperbolehkan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri.

Namun, dapur tersebut tetap wajib memenuhi standar, termasuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan kebijakan itu diputuskan dalam rapat koordinasi pemerintah sebagai bagian dari penyesuaian pelaksanaan program MBG di lingkungan pesantren dan sekolah berasrama.

"Hari ini juga sudah diputuskan pondok-pondok atau sekolah berbasis keagamaan, yang boarding, yang di atas 1.000 ke atas, mereka boleh bikin dapur, tapi standar SPPG," ujar pria yang akrab disapa Zulhas itu dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8).

Dalam kesempatan sama, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pemerintah juga tengah melakukan pemetaan terhadap pondok pesantren sebagai bagian dari penyusunan data penerima manfaat dan kesiapan pelaksanaan program MBG.

Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan BGN dan menawarkan bantuan untuk mengurus proses pendirian dapur MBG.

"Termasuk pondok pesantren kami juga cek. Jangan sampai pernyataan sedikit kemudian pemahamannya berbeda. Karena pemahaman berbeda ada oknum-oknum yang kemudian menjajakan jasa di level bawah," ujar Sudaryono.

Sumber : cnnindonesia.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال