Pemkab Barut Perkuat Layanan Air Bersih, Pengembangan PDAM Didorong Tuntas 2026

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan jajaran meninjau kondisi serta pembangunan sarana dan prasarana PDAM Muara Teweh untuk memperkuat pelayanan air bersih masyarakat. Foto/IST

POSSINDO.COM, MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat pelayanan air bersih masyarakat melalui pengembangan sarana dan prasarana PDAM Muara Teweh. Langkah tersebut dilakukan mulai dari penanganan jangka pendek hingga pembangunan fasilitas pendukung yang mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat sebesar Rp50 miliar.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin saat meninjau PDAM Muara Teweh bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekda Muhlis dan sejumlah kepala perangkat daerah, Rabu (02/9/2026), mengatakan pemerintah daerah menyiapkan langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih. 

“Jangka pendeknya, kemarin sudah kita laksanakan. Karena booster-nya belum ada, kita lakukan injeksi dan sudah lancar. Untuk jangka panjangnya nanti kita lihat melalui multiyears dan berharap di Barito Utara tidak ada krisis air,” ujarnya.

Direktur PDAM Muara Teweh Rosmanjaya Anor menjelaskan, dukungan APBN Rp50 miliar digunakan untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir, laboratorium, rumah pompa, jaringan perpipaan menuju kawasan lingkar kota, booster hingga jaringan pipa menuju Aisyah Dharmaga.

Proyek tersebut juga mencakup pembangunan 200 sambungan rumah dengan tambahan kapasitas produksi sekitar 50 liter per detik. Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan sekitar Rp4,5 miliar melalui program multiyears untuk pengembangan air bersih, sementara penanganan pelayanan air bersih di kawasan perkotaan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Sementara itu disampaikan Rosmanjaya yang meminta masyarakat menghemat penggunaan air karena kapasitas produksi PDAM masih terbatas. 

“Dalam mempergunakan air itu kita minta agar bijak dan berhematlah, karena produksi kami tidak mencukupi untuk dinaikkan produksinya lagi,” katanya. 

Pemerintah daerah berharap seluruh fasilitas tersebut segera rampung sehingga tambahan kapasitas produksi dapat memperkuat distribusi dan memperluas akses air bersih ke wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal. ( DK)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال