
Peraih medali emas pertama Indonesia Maulana Rifky Yavianda Foto/Dok. Kemenpora
POSSINDO.COM, OLAHRAGA – Perenang putra Indonesia, Yavianda Maulana Rifky, berhasil menyumbangkan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Senin (19/10/2026).
Rifky meraih podium tertinggi pada nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12 setelah mencatatkan waktu 55,34 detik dalam partai final. Hasil tersebut mengantarkannya unggul tipis atas pesaing terdekatnya dari Uzbekistan.
Perenang Uzbekistan, Dmitry Khorlin, harus puas meraih medali perak dengan catatan waktu 55,44 detik. Sementara itu, medali perunggu menjadi milik atlet tuan rumah Jepang, Genki Saito, yang finis dengan waktu 57,54 detik.
Persaingan ketat hingga garis finis membuat kemenangan Rifky menjadi salah satu pencapaian penting bagi Indonesia pada hari pertama kompetisi setelah upacara pembukaan.
Keberhasilan tersebut sekaligus membuka perolehan medali emas bagi kontingen Indonesia dalam ajang olahraga disabilitas tingkat Asia tersebut.
Hingga Senin (19/10/2026) malam, Indonesia dilaporkan telah mengumpulkan total 10 medali dari sejumlah cabang olahraga. Raihan tersebut terdiri atas satu medali emas dari para renang, satu medali perak dari para judo, serta delapan medali perunggu.
Medali perunggu Indonesia berasal dari cabang para balap sepeda, para angkat berat, para tenis meja, para atletik, para judo, dan para renang.
Perolehan tersebut menjadi modal awal bagi kontingen Indonesia untuk melanjutkan persaingan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Namun, perjuangan atlet Merah Putih masih berlanjut pada nomor-nomor pertandingan berikutnya.
Sumber: Viva.co.id