Menteri Keuangan Turun Tangan Bantu Atasi Pembengkakan Biaya Proyek Kereta Cepat

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/DERY RIDWANSAH

POSSINDO.COM, Nasional -Menteri Keuangan Sri Mulyani turun tangan mengatasi pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari pembengkakan biaya (cost overrun). Itu ia lakukan dengan mengeluarkan aturan aturan penjaminan pemerintah dalam rangka melindungi proyek tersebut dari pembengkakan biaya.

Beleid diteken Sri Mulyani pada 31 Agustus lalu. Beleid mengatur soal penyediaan jaminan pemerintah bagi pencarian pendanaan dalam rangka menutup kenaikan atau perubahan biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Penjaminan diberikan terhadap seluruh kewajiban keuangan PT KAI yang timbul akibat pembengkakan biaya proyek tersebut, baik pokok pinjaman, bunga atau biaya lain yang timbul akibat utang-utang tersebut.

Jaminan diberikan dengan mempertimbangkan berbagai prinsip.

Nah, agar utang PT KAI untuk mengatasi pembengkakan biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung itu bisa dijamin pemerintah, Sri Mulyani melalui beleid tersebut menerapkan beberapa persyaratan.

Pertama, permohonan penjaminan harus memuat keterangan minimal;

a. Lampiran Keputusan Komite Kereta Cepat Antara Jakarta-Bandung mengenai pemberian dukungan berupa Penjaminan Pemerintah kepada PT KAI untuk mengatasi masalah kenaikan dan/ atau perubahan biaya proyek
b. Alasan diperlukannya penjaminan
c. Nilai pinjaman yang akan dimintakan penjaminan
d. Calon kreditur
e. Pernyataan mengenai kebenaran atas segala informasi, keterangan, dan/ atau pernyataan yang termuat dalam dokumen permohonan penjaminan pemerintah.

Kedua, melampirkan surat pernyataan menteri perhubungan yang menyatakan dukungan kepada PT KAI terkait kebijakan sektor perkeretaapian

Ketiga, melampirkan rencana peruntukan pendanaan melalui pinjaman

Keempat, melampirkan rancangan final perjanjian pinjaman

Kelima, profil calon kreditur

Keenam, proyeksi keuangan PT KAI sampai dengan masa pinjaman berakhir

Ketujuh, proyeksi keuangan proyek kereta cepat antara Jakarta dan Bandung

Kedelapan rancangan dokumen rencana mitigasi risiko gagal bayar

Sumber : cnnindonesia.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال