Jasad Jalip Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal. Di Duga Korban Terkaman Buaya

Jalib (32) tahun warga Marabahan yang sempat menghilang, karena diduga diterkam buaya akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di perairan sebangau Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Pada Senin (13/11/2023) malam kemarin. Foto/IST


POS SINDO.COM, Pulang Pisau – Setelah sebelumnya ramai diberitakan hilangnya seorang pekerja Bansaw Bernama Jalib di perairan sebangau Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Pada Senin 13/11 kemarin. Akhirnya Jasad korban berhasil ditemukan pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Dikatakan Kepala Desa Paduran Sebangau, Bahtiar bahwa penemuan jasad ditemukan oleh para pekerja dan warga setempat sekitar jam 11 malam. Berikutnya jasad langsung dibawa ke rumah duka di Marabahan. kondisi tubuh korban saat ditemukan jasad korban masih dalam keadaan utuh namun memang ada luka dibagian kaki yang diduga akibat hewan predator, Buaya.

“Korban bukan warga asli Paduran, tapi warga Marabahan Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalsel yang bekerja dibansaw Paduran Sebangau. Lokasi pekerja hilang sebelumnya memang dikenal menjadi habibat tinggal buaya muara, sebelumnya juga ada kasus serupa,” ungkap Kades Bahtiar.

Kronologi hilangnya Jalib (32) tahun sendiri berawal dari laporan rekan kerja korban yang mengaku saat itu ia bersama rekan lainnya, termasuk Jalib mengeluarkan kayu di perairan sebangau melalui Sungai.

Saat mengulur Kayu lewat Sungai, Jalib yang berada di Posisi belakang tiba-tiba menghilang. Berbarengan menghilangnya Jalib, rekan korban sempat merasa kayu yang mereka tarik seperti bergerak oleh Sesuatu dari dalam air sehingga mereka langsung melaporkan pada warga sekitar untuk membantu pencairan. (Sam)

Editor : Tuah

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال