24 Temuan Kasus DBD Di Jabiren Raya, Puskesmas Setempat Gelar PSN

Puskesmas Jabiren Raya Bersama pihak Desa, Kecamatan serta Polsek Jabiren Raya dan Masyarakat saat akan turun melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN di wilayah rawan DBD. Foto/IST

POSSINDO.COM, Pulang Pisau – Memasuki musim hujan beberapa waktu lalu membuat Wilayah Kecamatan Jabiren Raya mulai diserang nyamuk Aedes aegypti yang berimbas pada temuan 24 kasus demam berdarah atau DBD yang berasal dari desa Garung, Simpur, Henda, Sakakajang, Jabiren dan Desa Pilang sementara untuk Desa Tumbang Nusa dan Tanjung Taruna masih nihil temuan kasus.

Dikatakan Kepala Puskesmas Jabiren Raya, Rustam Effendy, munculnya kasus DBD diduga dipengaruhi  karena masuk musim hujan. Terlebih daerah jabiren raya memang memiliki kondisi geografis yang berpotensi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti.

Penyuluhan kepada masyarakat dalam bagian PSN dilakukan tim lintas sektor di Jabiren Raya guna menekan kasus DBD. Foto/IST 

“Sebagai upaya pencegahan, kami atas arahan Dinkes Pulang Pisau Bersama pihak Desa, Kecamatan serta Polsek Kecamatan dan pihak terkait telah menggencarkan Tindakan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN. Kami menyasar desa yang memang ada temuan kasus DBD dan juga desa lainnya,” ungkap Rustam Effendy pada media ini, Selasa (19/12/2023).

Dirinya mengaku Upaya PSN anggap sebagai upaya yang jitu dan mampu menekan sebaran nyamuk ketimbang melakukan Fogging atau pengasapan karena hanya akan membunuh nyamuk dewasa dan tidak mematikan nyamuk dan jentik.

“Kita bersyukur sudah didukung camat, polsek dan dinkes dalam Upaya PSN ini hingga bisa terus dijalankan disemua desa di wilayah Jabiren. Hanya saja memang kendalanya adalah perlu dukungan kompak dari Masyarakat agar bisa sadar akan kebersihan lingkungan,” tutur Rustam Effendy.


Gerak Cepat Dinkes Pulpis Berantas nyamuk Aedes aegypti

Sementara itu, Kepala dinas Kesehatan (Dinkes) Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina mengakui pihaknya memberikan perhatian khusus pada tingginya angka kasus DBD dari Kecamatan Jabiren Raya. Selain memantau kondisi Pasien, dikatakan dr Pande jika upaya pemberantasan sarang nyamuk perlu dilakukan maksimal.
Kepala dinas Kesehatan (Dinkes) Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina. Foto/IST

“Kami sudah menurunkan tim dan juga terus berkoordinasi dengan puskesmas Jabiren Raya untuk memperkuat PSN dengan melibatkan lintas sektor dan juga masyarakat,” ujar dr Pande.

Dirinya juga mengajak Masyarakat Jabiren Raya untuk aktif memberantas perkembanganan nyamuk Aedes aegypti diwilayahnya masing-masing dengan cara membersihkan lingkungan. Dikatakan dirinya, nyamuk ini cukup berbahaya karena membawa virus penyebab demam berdarah dengue dan bisa menularkannya pada tubuh manusia melalui gigitan.

“Biasanya cepat berkembangan didaerah yang tergenang air, sampah-sampah lembab dan basah. Karena itu mari tingkatkan kebersihan sekitar lingkungan dan juga aktif mengikuti anjuran dari puskesmas. Kemudian jika menemukan ada anggota keluarga yang sakit demam, segera periksakan diri ke layanan Kesehatan terdekat,” tukasnya. (Sam)

Editor : Tuah

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال