
Bupati
Barito Utara H. Shalahuddin menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak
kebakaran di kawasan Jalan Merak Simpang Anem, Muara Teweh, Jumat (9/1/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan Jalan Merak Simpang Anem, Muara Teweh, Jumat (9/1/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah sekaligus bagian dari upaya penanganan bencana kebakaran.
Dalam kesempatan itu, Bupati H. Shalahuddin menjelaskan bahwa bantuan bagi korban kebakaran tidak hanya bersumber dari pemerintah daerah, tetapi juga berasal dari pemerintah pusat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk warga yang rumahnya terbakar, masing-masing menerima bantuan uang tunai dengan nilai rata-rata sekitar Rp28.000.000.
“Bantuan ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk penanganan kebakaran dan bencana alam. Rata-rata korban yang rumahnya terbakar menerima sekitar Rp28 juta sesuai aturan yang berlaku,” ujar Bupati yang hadir didampingi Sekretaris Daerah Muhlis serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Bupati juga menjelaskan bahwa bagi penghuni rumah kos atau rumah kontrakan (rukoh) memang tidak terdapat ketentuan bantuan dari pemerintah daerah, karena bantuan pemerintah difokuskan kepada pemilik rumah. Meski demikian, sebagai bentuk kepedulian pribadi, dirinya bersama keluarga turut memberikan bantuan tambahan kepada warga yang terdampak.
“Walaupun tidak diatur dalam ketentuan, secara pribadi bersama keluarga kami tetap memberikan bantuan. Masing-masing kami berikan Rp25 juta kepada tiga orang penyewa rumah yang terdampak,” ungkapnya.
Dengan demikian, pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran menerima bantuan dari pemerintah sebesar Rp28 juta, sementara para penyewa juga memperoleh bantuan tambahan secara pribadi dari Bupati.
Terkait penyebab kebakaran, Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan indikasi sementara, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh arus pendek listrik. Selain itu, ditemukan pula adanya warga yang menyimpan bahan bakar minyak (BBM) meskipun dalam jumlah kecil, yang berpotensi memperbesar risiko kebakaran.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama dengan memastikan kondisi dapur dan instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, memeriksa kondisi listrik dan dapur, serta tidak menyimpan BBM di dalam rumah karena sangat berbahaya,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga meminta pihak PLN untuk melakukan pengecekan terhadap jaringan listrik yang sudah berusia lama, termasuk tiang listrik dan instalasi pendukung lainnya, guna mencegah potensi kebakaran serta meningkatkan keselamatan masyarakat.
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah melakukan langkah penanganan awal sekaligus menyalurkan bantuan kepada para korban. Jika nantinya masih terdapat kebutuhan tambahan, pemerintah daerah akan berupaya memberikan bantuan lanjutan sesuai dengan kemampuan serta ketentuan yang berlaku.(Wan)