
Bukan
Sekadar Ikon, Ini Kisah Logo Apel “Kroak” Apple dari Newton hingga Gigitan. Foto/ macs4u
POSSINDO.COM, RAGAM - Buah apel sangat lekat dengan nama dan logo perusahaan teknologi ternama asal Cupertino, yaitu Apple. Apple punya logo ikonik buah apel yang tergigit di bagian kanan, yang kerap disebut juga dengan logo apel “kroak”.
Logo itu kiranya telah menancap kuat di sebagian besar benak orang. Meski sudah sangat terkenal, salah satu hal yang membuat penasaran dari logo tersebut adalah kenapa Apple memilih logo buah apel dan spesifik memiliki bentuk gigitan?
Kisah di balik logo apel “kroak”
Pada 1981, pendiri Apple Steve Jobs pernah menjelaskan ke wartawan dalam jumpa pers bahwa buah apel dipilih sebagai nama dan logo perusahaan karena memiliki kesan sederhana, tetapi punya makna yang kuat.
“Saya suka apel dan suka memakannya. Akan tetapi, gagasan utama di balik Apple adalah (dapat) membawa kesederhanaan kepada masyarakat, dengan cara yang paling canggih, itu saja, tidak ada yang lain,” jelas Jobs.
Sementara itu, logo apel “kroak” juga memiliki makna tersendiri. Namun, salah satu hal menarik dan mungkin belum banyak diketahui orang adalah logo apel tergigit sejatinya bukan logo pertama yang dipakai Jobs dan Wozniak saat mendirikan perusahaan.
Logo pertama yang digunakan perusahaan Apple bukanlah buah apel yang digigit, melainkan gambar Sir Isaac Newton yang duduk di bawah sebuah pohon buah apel. Logo ini bernuansa monokrom dengan tulisan besar Apple Computer.Co dalam sebuah pita.(Apple / Wikimedia Commons via The Sun)
Sebelum menggunakan buah apel "kroak", logo pertama Apple adalah gambar dari fisikawan kenamaan penemu hukum gerak dan gravitasi, Sir Isaac Newton yang sedang duduk di bawah pohon apel.
Logo tersebut bernuansa monokrom. Latar belakangnya adalah pemandangan yang indah disertai buah apel yang dikelilingi cahaya putih, terjatuh, dan seakan memberi inspirasi tentang hukum gravitasi.
Selain gambar, logo tersebut juga disertai teks bertuliskan “Newton… A mind forever voyaging through strange seas of thought … alone”, yang diposisikan dalam bingkai logo. Lalu, terdapat hiasan banner yang dililitkan ke bingkai dengan tulisan “Apple Computer Co.”
Namun, penggunaan logo ini tidak bertahan lama. Jobs yang juga cukup berperan banyak dalam perancangan desain logo perusahaan ingin sesuatu yang berbeda.
Logo pertama Apple itu dinilai kurang menarik karena jika ingin dicetak dalam ukuran kecil akan sulit terbaca, apalagi diingat orang. Gambar tersebut pun dinilai tidak harmonis dan tidak sejalan dengan nilai “modern” pada komputer Apple.
Alhasil, Jobs pun bertemu dengan desainer bernama Rob Janoff pada 1977. Alasan Jobs menunjuk Janoff sebagai pembuat logo karena ia dikenal memiliki kemampuan mendefinisikan konsep abstrak dalam bentuk visual.
Hanya satu pesan Jobs pada Janoff, “jangan membuat logo terlihat lucu”. Selama proses pembuatan, Janoff membuat desain tunggal dengan menggambar buah apel disertai daun kecil yang mengambang di atasnya.
Untuk membedakan dengan buah ceri
Janoff membuat logo Apple dengan tangannya sendiri. Kemudian, Janoff membuat pola gigitan di samping dibuat dengan alasan agar buah apel yang dimaksud tidak terlihat sebagai buah ceri atau tomat.
“Aku akan memberitahumu. Aku mendesainnya dengan gigitan untuk pembeda, sehingga orang yang melihatnya mendapatkan maksud bahwa itu adalah (buah) apel, bukan ceri,” ujar Janoff, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Creative Bits.
Sumber : kompas.com