![]() |
ilustrasi operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK). Foto/huffingtonpost.com |
“Benar, [OTT] di Kalsel,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto melalui pesan singkat, Selasa (4/2/2026).
Fitroh mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan kasus perpajakan. Operasi tangkap tangan itu dilaksanakan di Kantor Pajak Pratama (KPP) Banjarmasin.
KPK sebelumnya juga pernah melakukan OTT serupa yang berkaitan dengan kasus perpajakan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.
Dalam OTT tersebut, Kepala KPP Madya Jakarta Utara turut terjaring bersama tujuh orang lainnya.
Delapan orang yang diamankan masing-masing berinisial DWB selaku Kepala KPP Madya Jakarta Utara, HRT selaku Kepala Seksi Pemeriksaan, Penilaian, dan Penagihan KPP Madya Jakarta Utara, serta AGS selaku Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakarta Utara.
Selain itu, turut diamankan ASB selaku tim penilai di KPP Madya Jakarta Utara, ABD selaku konsultan pajak, PS selaku Direktur SDM dan PR PT WP, EY selaku staf PT WP, serta ASP selaku pihak swasta lainnya.
Sumber : CnnIndonesia.com
