Kawal Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera, Bupati Shalahuddin Ingatkan Akurasi Data Penerima

Bupati Barito Utara Shalahuddin saat memberikan arahan terkait sinkronisasi data penerima Kartu Huma Betang Sejahtera bersama jajaran terkait, (12/03/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, Muara Teweh
Pemerintah Kabupaten Barito Utara memberikan perhatian serius terhadap rencana pendistribusian program bantuan sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang akan segera digulirkan di wilayah Kalimantan Tengah pada (12/03/2026). Langkah pengawalan ketat dilakukan guna menjamin integritas data penerima manfaat sehingga bantuan yang bersumber dari kebijakan strategis provinsi tersebut tidak mengalami duplikasi dengan program bantuan sosial lainnya dari pemerintah pusat.

Kepala daerah menginstruksikan seluruh jajaran teknis untuk melakukan validasi lapangan secara berkala guna menghindari adanya warga yang terdaftar ganda. Shalahuddin menilai bahwa kredibilitas sebuah program bantuan sangat bergantung pada proses penyaringan di tingkat akar rumput. “Kita mendukung penuh program strategis ini. Namun yang terpenting adalah ketelitian dan keakuratan data agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” kata Bupati Shalahuddin di Muara Teweh, Kamis.

Secara akumulatif, terdapat ratusan ribu rumah tangga di seluruh Bumi Tambun Bungai yang masuk dalam skema bantuan ini berdasarkan pangkalan data pemerintah provinsi. Kendati demikian, sinkronisasi tetap menjadi syarat mutlak agar anggaran negara dapat tersalurkan secara berkeadilan bagi warga yang membutuhkan. Bupati juga menyoroti jadwal distribusi yang harus dikejar tepat waktu, karena "Realisasi bantuan direncanakan mulai digulirkan pada H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran," jelasnya.

Sinergi antara otoritas di tingkat kabupaten hingga aparat desa dipandang sebagai fondasi utama dalam meminimalkan potensi sengketa sosial saat pembagian paket bantuan. Kejujuran para petugas dalam mencatat profil kemiskinan warga menjadi penentu suksesnya implementasi kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah ini di lapangan. Beliau menegaskan bahwa “Koordinasi dan sinergi menjadi kunci. Mari kita pastikan proses administrasi berjalan lancar agar bantuan dapat didistribusikan tepat waktu sesuai rencana,” ujar Shalahuddin menekankan transparansi.

Sebagai tahap perdana, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan intervensi berupa stimulan ekonomi yang terdiri dari kebutuhan pokok serta dukungan dana segar. Paket pangan yang disiapkan mencakup komoditas dasar seperti beras berkualitas tinggi, minyak goreng, dan gula pasir guna memperkuat ketahanan pangan keluarga. Selain dukungan barang senilai ratusan ribu rupiah, setiap penerima juga dijadwalkan menerima bantuan langsung tunai yang akan disalurkan melalui sistem perbankan daerah.

Mekanisme teknis penyaluran bantuan ini melibatkan peran aktif Perum Bulog dan Bank Kalteng sebagai mitra strategis dalam distribusi logistik dan transaksi keuangan. Pola kerja sama lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat arus distribusi bantuan hingga ke wilayah pelosok Barito Utara sebelum perayaan hari besar keagamaan. Pemerintah daerah tetap optimistis bahwa dengan sistem pengawasan yang terukur, KHBS akan menjadi solusi nyata dalam menekan angka inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Upaya serius dalam mengawal KHBS merupakan bagian dari tanggung jawab moral pemerintah kabupaten untuk menyukseskan program pembangunan manusia di Kalimantan Tengah. Diharapkan kehadiran kartu sakti ini mampu memberikan perlindungan sosial yang inklusif bagi kelompok masyarakat ekonomi lemah. Dengan berakhirnya masa validasi nantinya, diharapkan seluruh warga yang terdaftar sebagai penerima dapat segera merasakan manfaat positif dari kebijakan yang mengedepankan nilai kesejahteraan bersama ini. (Wan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال