![]() |
| Mantan pelatih kepala (Manager) Real Madrid Xabi Alonso.Foto/o: REUTERS/Juan Medina |
POSSINDO.COM, Olahraga – Spekulasi mengenai masa depan pelatih bertangan dingin, Xabi Alonso, terus menjadi sorotan pencinta sepak bola dunia setelah dirinya resmi berstatus tanpa klub pasca-pemecatan oleh Real Madrid pada 13 Januari lalu. Mantan gelandang legendaris Emmanuel Petit meyakini bahwa Alonso akan lebih memilih untuk "pulang" ke Liverpool ketimbang mengisi posisi di Manchester City.
Alonso santer dikabarkan menjadi kandidat kuat pengganti Pep Guardiola di Manchester City yang diprediksi akan hengkang pada akhir musim ini. Namun, sejarah manis Alonso saat berseragam Liverpool pada periode 2004-2009, termasuk raihan gelar Liga Champions, dinilai menjadi faktor emosional yang sulit ditolak oleh pelatih asal Spanyol tersebut.
"Jika Xabi Alonso memiliki kesempatan untuk kembali ke Liverpool, bahkan jika pintu terbuka di Manchester City, saya hampir yakin dia akan memilih Liverpool. Dia memiliki hubungan yang kuat dengan klub tersebut," ujar Emmanuel Petit sebagaimana dilansir dari Tribuna, Rabu (18/2/2026).
Meskipun saat ini kursi kepelatihan Liverpool masih diduduki oleh Arne Slot yang memiliki kontrak hingga 2027, posisi Slot dinilai kurang stabil sehingga memicu rumor kembalinya Alonso ke Anfield. Petit menambahkan bahwa kegagalan Alonso di Real Madrid baru-baru ini tidak akan melunturkan daya tariknya sebagai pelatih papan atas bagi klub-klub besar Inggris.
Xabi Alonso secara resmi meninggalkan Los Blancos tak lama setelah kekalahan tipis 2-3 atas Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026. Sejak direkrut pada Mei 2025, Alonso sebenarnya mencatatkan statistik yang cukup impresif dengan 24 kemenangan dari 34 pertandingan, namun penurunan performa tim dalam tiga bulan terakhir memaksa manajemen Madrid mengambil langkah tegas.
Kini, publik sepak bola dunia tengah menanti pelabuhan baru bagi sang maestro taktik tersebut. Dengan reputasi dan ikatan batin yang kuat bersama The Reds, kembalinya Alonso ke Liga Inggris diprediksi akan membawa persaingan kasta tertinggi sepak bola Inggris menjadi semakin dinamis dan penuh warna di musim mendatang.
Sumber: sport.detik.com
