Wujudkan Kemandirian Desa, PKK Barito Utara Dukung Pengembangan Buah Unggulan Golden Melon

Ketua TP PKK Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin saat memetik dan memeriksa kualitas buah golden melon di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, (14/02/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, Muara Teweh
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi pengembangan komoditas hortikultura di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan pada (14/02/2026). Agenda peninjauan lapangan ini difokuskan untuk melihat secara langsung progres budi daya buah golden melon yang kini tengah dikembangkan oleh kelompok tani lokal di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Maya Savitri memberikan dorongan kuat kepada seluruh petani di daerah agar lebih giat dalam mengembangkan varietas tanaman yang memiliki nilai jual tinggi. Istri Bupati Barito Utara ini menilai bahwa komoditas seperti golden melon memiliki prospek cerah untuk dikembangkan secara lebih luas di berbagai pelosok Bumi-Iyan Muleng.

Keberhasilan petani di Desa Trahean diharapkan mampu menularkan semangat serupa ke wilayah lainnya guna menggali kekayaan alam di desa masing-masing. "Saya berharap budi daya golden melon di desa tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki," ungkap Maya Savitri saat memberikan keterangan.

Pemerintah daerah melalui penggerak PKK memandang bahwa penguatan sektor agraris yang berbasis pada produk unggulan desa adalah fondasi penting bagi stabilitas ekonomi warga. Hal ini khususnya sangat relevan bagi masyarakat di Kecamatan Teweh Selatan yang memiliki lahan produktif untuk tanaman buah-buahan.

Saat berada di area perkebunan, Ketua TP PKK tampak berdialog dan memperhatikan dengan seksama cara para petani merawat tanaman hortikultura tersebut. Ia pun memuji dedikasi serta kerja keras para pembudidaya yang mampu menjaga kualitas hasil panen melalui berbagai inovasi teknik tanam yang terus berkembang.

Optimalisasi sektor pertanian ini diproyeksikan tidak hanya sebagai pengisi pasar lokal, namun juga sebagai identitas ekonomi desa yang mandiri. Dengan manajemen yang tepat, produk hortikultura ini diyakini akan menjadi mesin penggerak kesejahteraan masyarakat pedesaan di masa mendatang.

Maya Savitri menegaskan bahwa peluang usaha di bidang ini sangat menjanjikan bagi siapa saja yang ingin serius menekuninya. “Golden melon ini bukan hanya menjadi peluang usaha yang menjanjikan, tetapi juga berpotensi menjadi komoditas unggulan desa yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya mengakhiri peninjauan. (Dk)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال