Sebelas PJU Tenaga Surya di Tikungan Mantaren Tidak Berfungsi, Warga Minta Segera Diperbaiki

  
Kondisi Gelap - Matinya Lampu penerangan jalan umum ( PJU) di beberapa ruas jalan desa manataren I dan II beberapa waktu terakhir membuat kondisi jalanan gelap gulita. Foto/Dika


POSSINDO.COM, Pulang Pisau – Kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada di kawasan tikungan Desa Mantaren I dan II dilaporkan tidak berfungsi dalam beberapa bulan terakhir.

Sebaran lokasi PJU tersebut berada di Jalan Lintas Kalimantan, tepatnya di Desa Mantaren RT 07. Di kawasan itu terdapat dua tikungan yang berdekatan dengan jarak sekitar 200 meter. Minimnya penerangan di area tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, dari total 11 unit PJU tenaga surya yang mati, empat unit berada di tikungan pertama, yakni di sekitar akses masuk menuju wilayah Ray 6. Sementara tujuh unit lainnya berada di tikungan kedua yang berdekatan dengan akses masuk menuju SMK 1 Pulang Pisau. Sebelumnya, lampu-lampu tersebut menjadi sumber penerangan utama di sepanjang ruas tikungan tersebut.
Keberadaan PJU dalam kondisi mati dijalanan utama Trans Kalimantan desa Mantaren II. Jika tidak segera diperbaiki bisa membahayakan pengendara. Foto/Dika


Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. Selain merupakan jalur vital yang dilalui kendaraan antarwilayah, lokasi tersebut juga dikenal sebagai titik rawan kecelakaan.

Suyono, Ketua Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Mantaren II, berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan pengecekan. Apakah PJU tersebut berada diranah provinsi atau kabupaten. Jika memang aset kabupaten agar bisa dilakukan perbaikan terhadap PJU yang tidak berfungsi, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan arus lalu lintas.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan PJU yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Masyarakat pun berharap adanya evaluasi dan peningkatan pengawasan terhadap fasilitas penerangan jalan agar kejadian serupa dapat segera ditangani dan tidak berlangsung dalam waktu lama. (Dika)




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال