
Wakil Bupati Kapuas Dodo saat menghadiri High Level Meeting
(HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi di
Kalimantan Tengah tahun 2026. Foto/IST
POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang menjadi forum koordinasi penting dalam mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah (09/03/2026).
Pertemuan yang melibatkan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah ini membahas langkah strategis untuk memperkuat implementasi transaksi non-tunai dalam sistem keuangan daerah. Melalui digitalisasi tersebut, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan transparansi serta efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Kapuas menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program digitalisasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam sistem transaksi pemerintahan bukan hanya meningkatkan akuntabilitas, tetapi juga memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat.
“Digitalisasi transaksi daerah merupakan langkah penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan transparan,” ujarnya dalam forum tersebut.
Kegiatan HLM TP2DD ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi antar daerah dalam menerapkan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Berbagai inovasi yang telah dilakukan daerah lain diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat implementasi sistem pembayaran digital.
Pemerintah Kabupaten Kapuas sendiri terus berupaya meningkatkan pemanfaatan transaksi elektronik dalam berbagai sektor pelayanan publik. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan pendapatan daerah sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, percepatan digitalisasi diharapkan dapat berjalan lebih optimal serta berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.(Lukman)