Bupati Shalahuddin Minta Kebijakan Daerah Lebih Berpihak kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

 

Shalahuddin menegaskan pembangunan daerah harus memberikan manfaat yang merata agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Foto/IST

POSSINDO.COM, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tidak boleh semata-mata berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kebijakan pemerintah juga harus mampu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

Pernyataan tersebut disampaikan Shalahuddin kepada awak media belum lama ini. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama DPRD terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

"Eksekutif bersama legislatif terus berupaya secara konkret dan terukur untuk memenuhi kebutuhan nyata masyarakat," ujar Shalahuddin.

Meski berbagai indikator makro menunjukkan hasil positif, seperti menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran, pemerintah daerah kini dihadapkan pada tantangan baru berupa meningkatnya ketimpangan pendapatan.

Data yang disampaikan dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati pada rapat paripurna DPRD menunjukkan Gini Ratio Barito Utara naik dari 0,269 pada 2024 menjadi 0,328 pada 2025.

Menurut Shalahuddin, kenaikan indeks tersebut menjadi sinyal bahwa distribusi pendapatan masyarakat belum merata sehingga perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.

"Ketimpangan pendapatan (Gini Ratio) di Kabupaten Barito Utara mengalami kenaikan pada tahun 2025 menjadi 0,328 dibandingkan tahun 2024 sebesar 0,269," katanya, Selasa (14/4/2026).(Wan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال