
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy.Foto/IST
POSSINDO.COM,Palangka Raya – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah
telah melaksanakan kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas
dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang
berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 sampai dengan 25 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring melalui media Zoom Meeting.
Kamis, (25/6/2026).
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan upaya pembinaan dan
pemberdayaan generasi muda dalam rangka menumbuhkan kesadaran, kepedulian,
serta peran aktif pelajar terhadap keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.
Pada tahun 2026, kegiatan diikuti oleh 12 (dua belas) peserta yang merupakan
perwakilan dari 6 (enam) kabupaten dan 9 (sembilan) Sekolah Lanjutan Tingkat
Atas (SLTA) atau sederajat di Provinsi Kalimantan Tengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan serta
pelaksanaan uji materi pengetahuan dasar keselamatan lalu lintas dan angkutan
jalan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas
dan Angkutan Jalan. Selanjutnya, peserta mengikuti tahapan penilaian karya
tulis ilmiah (KTI) yang meliputi evaluasi substansi karya, pemaparan, serta
sesi tanya jawab bersama dewan juri. Seluruh tahapan penilaian dilaksanakan
secara objektif, profesional, dan berintegritas.
Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian dewan juri, Rasya
Alika Farshi dari SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat,
ditetapkan sebagai peringkat pertama dengan perolehan nilai tertinggi. Peserta
terbaik selanjutnya akan dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Kalimantan Tengah
pada ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ tingkat nasional.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah,
Yulindra Dedy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri,
panitia penyelenggara, Dinas Perhubungan Kabupaten, serta guru pendamping atas
dukungan dan partisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu
Lintas dan Angkutan Jalan ini, diharapkan para pelajar mampu menjadi agen
perubahan dan teladan dalam membudayakan tertib berlalu lintas, baik di
lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar Yulindra Dedy.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan secara
daring tidak mengurangi kualitas maupun semangat peserta dalam mengikuti
seluruh rangkaian kegiatan.
“Antusiasme, kreativitas, dan inovasi yang ditunjukkan para
peserta merupakan potensi besar dalam mendukung terwujudnya keselamatan lalu
lintas dan angkutan jalan di Provinsi Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah berharap nilai-nilai keselamatan lalu lintas yang telah ditanamkan dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan oleh para peserta sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di daerah masing-masing.(Rilis/MMC Kalteng)