DTSEN Versi 3 Diluncurkan, Penyaluran Bansos Didorong Semakin Tepat Sasaran

 

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual, Senin (13/7/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, MURUNG RAYA – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengikuti peluncuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Versi 3 Tahun 2026 dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual, Senin (13/7/2026).

Peluncuran DTSEN menjadi salah satu agenda dalam rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan DTSEN Versi 3 telah melalui proses sinkronisasi dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Integrasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan basis data sosial ekonomi yang semakin akurat sehingga pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kesempatan tersebut mengajak pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam melakukan pemutakhiran data masyarakat.

Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi aplikasi SIKS-NG untuk memastikan perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat tercatat secara lebih akurat.

Pemutakhiran data dinilai penting agar bantuan sosial yang disalurkan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Bagi pemerintah daerah, data sosial ekonomi yang akurat juga menjadi instrumen penting dalam merancang kebijakan penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial secara lebih tepat sasaran.

Selain membahas DTSEN, rakor juga membahas kondisi inflasi nasional. Berdasarkan data BPS, inflasi Juni 2026 tercatat sebesar 0,44 persen yang antara lain dipengaruhi kenaikan tarif transportasi dan sejumlah komoditas pangan.

Dengan adanya DTSEN Versi 3, pemerintah berharap kualitas data penerima manfaat dapat terus diperbaiki. Pemerintah daerah juga diharapkan aktif melakukan pembaruan data sehingga program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.(Dk)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال