HMI Kapuas Kritik Pemadaman Bergilir, Desak PLN Lakukan Pembenahan Menyeluruh

Ahmad Fauzi Ketua HMI Cabang Kapuas.Foto/IST

POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kapuas mengkritik keras masih terjadinya pemadaman listrik bergilir yang dinilai telah merugikan masyarakat dan mengganggu berbagai sektor kehidupan. Organisasi tersebut mendesak PT PLN segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan yang terus berulang.

Ketua HMI Cabang Kapuas, Ahmad Fauzi, mengatakan pemadaman listrik tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya terus menjadi pihak yang menanggung dampak dari gangguan pelayanan kelistrikan.

"PLN harus segera mengambil langkah yang konkret, terukur, dan transparan dalam menyelesaikan persoalan ini. Masyarakat berhak mengetahui penyebab gangguan, upaya penanganannya, serta kepastian kapan layanan listrik kembali normal. Jangan biarkan rakyat terus menjadi korban akibat lemahnya pelayanan kelistrikan," tegas Ahmad Fauzi.

Ia menilai kondisi tersebut ironis mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan cadangan batu bara yang besar. Potensi sumber daya energi, katanya, seharusnya mampu menjamin tersedianya pasokan listrik yang andal bagi masyarakat.

HMI Kapuas juga meminta Direksi PLN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, kesiapan infrastruktur, serta keandalan sistem kelistrikan agar pemadaman serupa tidak terus berulang.

Lebih lanjut, Ahmad Fauzi menegaskan bahwa apabila persoalan tersebut tidak segera diselesaikan dan kepercayaan publik terus menurun akibat buruknya pelayanan, maka evaluasi terhadap jajaran pimpinan PLN maupun pihak terkait perlu dilakukan.

"Jika memang tidak mampu menghadirkan solusi yang efektif dan persoalan ini terus berulang, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi terhadap kepemimpinan yang ada. Mengundurkan diri merupakan bentuk tanggung jawab moral apabila tidak mampu memenuhi harapan masyarakat," ujarnya.

HMI Kapuas berharap pemerintah dan PLN segera menghadirkan solusi nyata sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kelistrikan yang andal, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan. Organisasi tersebut menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian pelayanan, bukan sekadar permohonan maaf setiap kali terjadi pemadaman.(Lukman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال