Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Rayadi. Foto/IST
POSSINDO.COM, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat upaya deteksi dini sebagai langkah mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat.
Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, mengatakan setiap potensi kerawanan harus segera diidentifikasi dan ditangani sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
"Setiap potensi kerawanan, sekecil apa pun, harus menjadi perhatian dan dikelola dengan baik sebagai bagian dari langkah pencegahan konflik sosial," ujarnya di Muara Teweh, Senin (11/6/2026).
Menurut Rayadi, upaya menjaga kondusivitas daerah merupakan tanggung jawab bersama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.
Ia menegaskan pencegahan konflik tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan besar yang berkaitan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), tetapi harus dimulai sejak munculnya gejala-gejala yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Rayadi juga mengingatkan perkembangan teknologi informasi telah membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat, termasuk berita bohong atau hoaks yang dapat memicu kesalahpahaman apabila tidak segera diluruskan.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat komunikasi, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi demi menjaga situasi Kabupaten Barito Utara tetap aman dan kondusif.(Wan)