
Tingkatkan kualitas perencanaan pembangunan Bapperida Balangan Hadirkan SIJEMPOL
PERTAMA untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan. Foto/IST
POSSINDO.COM, PARINGIN – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan mengembangkan inovasi SIJEMPOL PERTAMA (Sistem Jemput Bola Perencanaan Tanggung Jawab Bersama) untuk meningkatkan kualitas perencanaan sekaligus memperkuat monitoring dan evaluasi pembangunan daerah.
Inovasi tersebut diterapkan melalui pendekatan pelayanan asistensi dan monitoring-evaluasi secara langsung dengan mendatangi perangkat daerah. Langkah ini menjadi upaya Bapperida untuk memperkuat koordinasi dan memastikan proses perencanaan berjalan lebih efektif.
Kepala Bapperida Kabupaten Balangan, Rakhmadi Yusni, mengatakan SIJEMPOL PERTAMA lahir dari evaluasi terhadap berbagai kendala yang sebelumnya muncul dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan.
" Kondisi tersebut berdampak pada sinkronisasi program pembangunan, keterpaduan antar sektor, serta efektivitas pengendalian pembangunan daerah. Berdasarkan evaluasi internal, Bapperida kemudian melakukan penjaringan ide inovasi melalui forum diskusi bersama seluruh jajaran pegawai," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, sebelum inovasi tersebut diterapkan, kegiatan asistensi dan monitoring-evaluasi dilakukan dengan mengundang perangkat daerah ke kantor Bapperida. Namun, mekanisme tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, seperti tingkat kehadiran yang belum optimal, keterlambatan penyampaian dokumen, lambatnya pemenuhan data, serta belum maksimalnya pelaporan monitoring dan evaluasi melalui aplikasi E-SAKIP.
Melalui SIJEMPOL PERTAMA, pola pelayanan kemudian diubah menjadi lebih proaktif. Tim Bapperida secara langsung mendatangi perangkat daerah berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga proses pendampingan dapat dilakukan di lingkungan kerja masing-masing.
"Selain melaksanakan monitoring dan evaluasi, tim juga memberikan asistensi penyusunan dokumen Renja, membantu penyelesaian berbagai permasalahan perencanaan, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Rakhmadi berharap penerapan SIJEMPOL PERTAMA dapat meningkatkan kualitas koordinasi antara Bapperida dan perangkat daerah, sekaligus mendorong penyusunan dokumen perencanaan yang lebih tepat waktu, terukur, dan selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Balangan.(Wahid)