Tingkatkan Aksesibilitas Ekonomi, Bupati Barito Utara Dorong Kesepahaman Proyek Pelebaran Jalan

Pelaksanaan Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pelebaran Jalan Dalam Kota Muara Teweh di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (2/7/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai mematangkan tahapan pelebaran lima ruas jalan strategis di Kota Muara Teweh dengan memprioritaskan penuntasan proses pengadaan tanah sepanjang 2026.

Harapan agar masyarakat turut menyokong kelancaran program tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat membuka agenda Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pelebaran Jalan Dalam Kota Muara Teweh di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (2/7/2026).

Kegiatan penting tersebut dihadiri pula oleh Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, jajaran kepala perangkat daerah, tim teknis, tokoh masyarakat, hingga warga pemilik lahan yang masuk dalam pemetaan pembangunan.

Dalam arahannya, H. Shalahuddin menerangkan bahwa forum konsultasi publik difungsikan sebagai sarana krusial guna menjembatani kesepahaman antara jajaran pemerintah dan seluruh lapisan warga sebelum eksekusi pengadaan tanah digulirkan.

“Kami ingin mendengar secara langsung masukan, saran, maupun aspirasi masyarakat yang lahannya terdampak. Semua masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program ini,” katanya.

Ia membeberkan, fokus utama pemerintah pada tahun ini berpusat pada pembenahan serta penyelesaian seluruh berkas administrasi pengadaan tanah di lima jalur utama, di antaranya Jalan Yetro Sinseng dan Jalan Tumenggung Surapati. Apabila seluruh tahapan regulasi telah rampung, pengerjaan konstruksi fisik akan mulai direalisasikan secara bertahap pada 2027.

Langkah percepatan infrastruktur tersebut, lanjut Bupati, dirumuskan berdasar kalkulasi dan kajian teknis akibat kian meningkatnya mobilitas warga serta volume kendaraan yang melintas, sehingga peningkatan kapasitas badan jalan menjadi kebutuhan mendesak.

Di samping mengurai potensi kemacetan, perluasan akses transportasi ini diproyeksikan mampu mempertinggi standar keselamatan lalu lintas, mempererat interkoneksi antarkawasan pemerintahan, sentra perdagangan, fasilitas pendidikan, hingga area pemukiman demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Mengakhiri penyampaiannya, H. Shalahuddin merangkul segenap elemen masyarakat untuk bersinergi mensukseskan alur pengadaan tanah agar agenda pembangunan infrastruktur berjalan tanpa hambatan serta memberi kemanfaatan berkelanjutan bagi kemajuan Kota Muara Teweh. (Wan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال