Wakil Bupati H. Ahmad Jayadikarta saat menghadiri
kegiatan Ekspose Akhir Kajian Efektivitas Kebijakan Konvergensi Stunting,di Aula Bapperida Kabupaten
Pulang Pisau, Rabu (19/8/2026). Foto
IST
POSSINDO.COM, PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memperkuat strategi penanganan stunting dengan mengevaluasi efektivitas kebijakan konvergensi yang selama ini dijalankan. Evaluasi tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting di daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta saat menghadiri Ekspose Akhir Kajian Efektivitas Kebijakan Konvergensi Stunting dalam Menurunkan Prevalensi Stunting di Kabupaten Pulang Pisau, di Aula Bapperida Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (19/8/2026).
Menurut Ahmad, kajian yang disusun oleh para akademisi berkompeten tersebut penting sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan dan program penanganan stunting ke depan.
Ia mengatakan, berdasarkan data terakhir, prevalensi stunting di Kabupaten Pulang Pisau tercatat sebesar 27,9 persen pada 2024. Angka tersebut meningkat dibandingkan prevalensi 24 persen pada 2023.
Sementara itu, data terbaru untuk 2026 belum tersedia karena hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun tersebut belum dirilis.
"Sekarang ini 27,9 persen masih. Itu data tahun 2024. Untuk 2026 belum ada SSGI turun, karena yang biasa menilai melalui SSGI," ujar Ahmad.
Dengan kondisi tersebut, Pemkab Pulang Pisau berharap hasil kajian dapat memberikan rekomendasi konkret dan tepat sasaran sehingga prevalensi stunting dapat ditekan hingga berada di bawah 20 persen.
Ahmad menegaskan, penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial. Pemerintah perlu memperkuat intervensi sejak sebelum anak lahir, termasuk memperhatikan kondisi calon ibu dan mencegah berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
Pemerintah daerah juga secara rutin mengalokasikan anggaran melalui perangkat daerah terkait untuk mendukung berbagai program penanganan stunting.
Dengan hasil kajian sebagai salah satu dasar evaluasi, Pemkab Pulang Pisau berharap kebijakan konvergensi ke depan semakin efektif, terukur, dan mampu mempercepat penurunan prevalensi stunting secara berkelanjutan.(Dk)