Setetes Darah untuk Banjarmasin: Forkot Ajak Warga Isi HUT ke-500 dengan Aksi Kemanusiaan

AKSI KEMANUSIAAN — Ketua Forkot Banjarmasin Kai Nisfuady bersama peserta mengikuti kegiatan donor darah yang digelar Forkot bersama PGRI dan Kementerian Agama Kota Banjarmasin di Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin, Sabtu (05/9/2026). Foto/GN

POSSINDO.COM, BANJARMASIN -Peringatan 500 tahun perjalanan Kota Banjarmasin diisi dengan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Forum Kota Banjarmasin (Forkot) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Kementerian Agama Kota Banjarmasin menggelar aksi donor darah pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin. 

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama dalam momentum bersejarah bagi Kota Banjarmasin.

Ketua Forkot Banjarmasin, Kai Nisfuady, mengatakan donor darah sengaja dipilih karena memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Menurutnya, peringatan 500 tahun Kota Banjarmasin tidak seharusnya hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial dan kemanusiaan. 

“Setiap darah yang didonasikan dapat memberikan harapan bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan dan membutuhkan transfusi,” ujar Kai.

Ia menyebutkan kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan terus berlangsung sehingga keterlibatan masyarakat sangat diperlukan. Forkot mengajak warga yang telah memenuhi persyaratan donor untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, tidak hanya masyarakat Banjarmasin tetapi juga warga dari daerah sekitar. Menurut Kai, setetes darah yang diberikan melalui aksi donor merupakan bentuk sederhana dari kepedulian yang dapat memberikan arti besar bagi orang lain.

Kai menambahkan, semangat berbagi melalui donor darah sejalan dengan nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banjarmasin. 

Ia berharap momentum 500 tahun Kota Banjarmasin dapat semakin memperkuat kepedulian sosial serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Pembangunan kota, lanjutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Forkot juga mendorong masyarakat untuk ikut menyebarluaskan informasi mengenai berbagai kegiatan sosial melalui keluarga, komunitas, organisasi dan jejaring masyarakat lainnya. Dengan aksi donor darah tersebut, peringatan 500 tahun Kota Banjarmasin diharapkan tidak sekadar menghadirkan kemeriahan, tetapi juga meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat kemanusiaan, kebersamaan dan solidaritas warga. (GN)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال