6.100 Dapur MBG Dihentikan Sementara, BGN Turunkan Tim Audit

 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Foto/Dwi Rahmawati/detikcom

POSSINDO.COM, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 6.100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diambil karena ribuan dapur tersebut dinilai tidak disiplin dalam melaporkan penggunaan dana operasional harian.

Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan, dari total 26.385 dapur MBG yang beroperasi, sebanyak 6.100 SPPG tidak menyampaikan laporan penggunaan dana harian sesuai ketentuan.

“Dari 26.385 dapur, Bapak Ibu semua, hari ini ada 6.100 dapur yang tidak melaporkan laporan penggunaan dana hariannya. Ternyata, selama ini dia tidak terlalu disiplin untuk rinci-rinci,” ujar Sudaryono dalam agenda Refleksi 100 Hari Kepemimpinan Kepala BGN di Jakarta Selatan, Kamis (29/10).

Sebagai tindak lanjut, BGN menerjunkan tim audit khusus untuk melakukan investigasi terhadap penggunaan anggaran di dapur-dapur yang tidak memenuhi kewajiban pelaporan tersebut.

Selain menghentikan sementara operasional, BGN juga menghentikan penyaluran dana operasional kepada SPPG yang dinilai belum memenuhi prinsip akuntabilitas.

“Kami terjunkan tim untuk diinvestigasi penggunaan dananya,” kata Sudaryono.

Langkah tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran sekaligus memastikan pengelolaan dana program MBG berjalan sesuai ketentuan.

Penghentian sementara terhadap ribuan SPPG ini juga menjadi perhatian terhadap pengawasan administrasi dan akuntabilitas penggunaan anggaran dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Sumber : cnnindonesia.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال