5 Cara Sederhana Meredakan Kram Perut Usai Makan Selama di Bulan Puasa

Kram Perut Setelah Makan Mungkin Dapat Lebih Sering Anda Alami Selama Puasa. Foto/kehamilansehat.com

 

POSSINDO.COM, Ragam -Kram perut setelah makan mungkin dapat lebih sering Anda alami selama puasa. Penyebab kram perut beragam, yang paling umum selama puasa mungkin adalah makan terlalu cepat saat berbuka atau sahur.

Dikutip dari Women's Health Mag, saat Anda sangat lapar, ada kecenderungan untuk makan terlalu cepat.

Terburu-buru saat makan dapat membuat Anda menghirup lebih banyak udara dan menghambat pencernaan.

 

Natalie Allen, RD, instruktur ilmu biomedis di Missouri State University mengatakan bahwa idealnya Anda mengunyah makanan dengan baik dan meluangkan waktu setidaknya 20 menit untuk menyelesaikan makan. Hal ini dapat menghindarkan Anda mengalami kram perut setelah makan selama puasa Ramadhan.

 

Bagaimana cara meredakan kram perut?

 

Disari dari Lybrate dan Very Well Health, kram perut dapat Anda redakan dengan beberapa pengobatan ala rumahan seperti berikut:

 

1. Bantalan hangat

 

Cara sederhana untuk meredakan kram perut setelah makan untuk berbuka puasa atau sahur yang dapat Anda lakukan adalah dengan menempelkan bantalan hangat ke perut. Anda juga bisa menggunakan botol yang diisi air hangat kemudian ditempelkan ke bagian perut Anda. Kehangatan akan mengendurkan otot perut yang tegang dan meredakan rasa nyerinya.

 

2. Minum air putih hangat

 

Minum dapat meredakan kram perut yang mungkin muncul karena dehidrasi.

Dehidrasi ringan sekalipun dapat menghambat proses pencernaan sehingga menyebabkan kram perut, mual, dan sembelit.

3. Elektrolit

Elektrolit berguna ketika kram disebabkan oleh dehidrasi. Minum elektrolit akan membantu memulihkan cairan tubuh. Namun, elektrolit harus dikonsumsi dalam jumlah sedang, terutama jika Anda menderita gagal ginjal.

4. Jahe

Jahe (Zingiber officinale) merupakan akar wangi yang telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati sakit perut, mual, dan muntah. Ini herbal lainnya yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi kram perut yang mungkin muncul setelah makan untuk berbuka puasa atau sahur. Manfaat jahe ini dapat Anda peroleh dengan cara dikunyah langsung atau direbus bersama air menjadi minuman hangat. Jahe meredakan kram perut, kembung, dan menstimulasi kerja enzim tubuh.

5. Pepermint

Peppermint mengandung senyawa aktif mentol dan metil salisilat, keduanya memiliki efek antispasmodik yang menenangkan rasa nyeri, mual, dan kram perut. Minyak pepermin yang diencerkan dalam air kadang-kadang digunakan untuk mengobati sakit perut yang disebabkan oleh IBS, flu perut, dan alergi makanan. Namun, teh pepermin yang terbuat dari ramuan kering atau segar juga bisa digunakan untuk meredakan kramm perut setelah makan.

Sumber : kompas.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال